BREAKING NEWS
 

Keanehan Jadi “New Normal”

Reporter & Editor :
SUPRATMAN
Kamis, 23 Maret 2023 06:27 WIB
SUPRATMAN

 Sebelumnya 
Sungguh sulit dimengerti. Itulah anehnya. Atau, jangan-jangan justru sangat mudah dipahami dan tidak aneh, mengingat berbagai kerusakan itu sudah dianggap lazim dan banal?

Adsense

Karena itu, ketika jutaan rakyat membutuhkan bantuan (dan bantuan itu pun ada yang diselewengkan), beberapa peja bat dan keluarganya justru pamer harta dan kemewahan. Kenapa? Karena dianggap wajar dan biasa? Karena “pejabat lain juga melakukan hal yang sama”?

Di sinilah perlunya keteladanan di semua lini, organisasi dan lembaga. Karena, seperti yang juga sering disampaikan para pejabat, “ikan busuk dimulai dari kepalanya”.

Baca juga : 3 Kasus Dan Sapu Bersih

Ketika kebusukan itu dianggap biasa, dan rasa malu menghilang, yang memegang kendali dan punya kuasa merasa bebas melakukan apa saja, apalagi kontrol tak lagi berfungsi, maka, saat itulah semuanya menjadi “new normal”.

Bahkan, melanggar aturan dan merombak aturan sesuai kepentingannya, dianggap biasa saja. Keadilan menjadi lelucon, rakyat dianggap bodoh, hukum bisa diatur semaunya. Tak ada lagi kontrol. Tak ada lagi rasa sungkan dan malu. Lahirlah budaya baru, “new normal” yang dianggap lazim. Saat itulah terjadi kerusakan yang sempurna.

Seperti nasihat para ulama, Ramadan yang dimulai hari ini, menjadi bulan menahan segala hawa nafsu, bulan refleksi, introspeksi dan evaluasi. Bulan kalibrasi ulang, bukan hanya secara individu, tapi juga dalam berbangsa dan bernegara.

Baca juga : Sederhana, Jangan Hanya Retorika

Selamat menjalankan ibadah puasa.■,

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Baca juga : Heboh-heboh Itu, Di Mana Ujungnya?

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense