BREAKING NEWS
 

KPK, Antara Telur Dan Ayam

Reporter & Editor :
SUPRATMAN
Kamis, 20 Juli 2023 06:22 WIB
SUPRATMAN

 Sebelumnya 
Publik juga perlu diberi pemahaman bahwa keberhasilan pencegahan yang dilakukan KPK, juga penting. Perlu dihargai. Bukan hanya memberi nilai tinggi terhadap OTT.

Memang, OTT bisa menurunkan citra negeri ini di mata para investor. Karena, dengan banyaknya OTT, stigma Indonesia sebagai negara korup, kian melekat. Kurang ramah investasi.

Adsense

Belum lagi “rapor” Indeks Persepsi Korupsi Indonesia (IPK) yang merosot drastis. Nilainya hanya 34 dari nilai tertinggi 100. Terburuk sejak Reformasi. Masuk jajaran negara terparah. Maka, kian payahlah citra Indonesia.

Baca juga : Senyum Manis Membawa Luka

Ketika korupsi masih menjadi problem serius, seperti korupsi-korupsi besar yang sekarang ditangani Kejaksaan Agung, upaya Penindakan (lewat OTT atau bukan) tetap dibutuhkan. Tidak bisa menitikberatkan ke pencegahan.

Karena, pencegahan pun bahkan ada yang tidak peduli. Misalnya, ada kepala daerah di Sumatera yang ditangkap KPK justru tak berapa lama setelah menandatangani sosialisasi pencegahan korupsi dengan KPK.

Seorang Bupati di Bogor, juga ditangkap KPK hanya beberapa hari setelah menandatangani surat edaran (SE) yang melarang ASN menerima gratifikasi.

Baca juga : ”Anti Politik Uang”, Basa-basi?

Korupsi di Indonesia memang masih parah. Bansos untuk orang miskin pun dikorup. Ada OTT saja masih berani nyerempet bahaya, apalagi kalau OTT dilonggarkan.

Karena itu, sentralnya bukan hanya di KPK, apalagi kalau KPK-nya lemah dan dilemahkan. Upaya-upaya lain juga sangat penting. Jangan sekadar “make up”, memoles tambal sulam, tapi harus substantif dan sistematis. Di semua sektor. Berjalan seiring dalam satu irama dan komando.

Jangan sampai salah satu diturunkan, dikurangi dan dikorbankan untuk menaikkan yang lain. Harus jalan bareng. Porsinya sama, apalagi korupsinya masih gawat.

Baca juga : Jangan Mingkem, Jebol Catenaccio!

Sekarang, jangan berdebat “mana yang lebih dulu ayam atau telur”, tapi “mana yang lebih penting”.

Jawabannya: dua-duanya, telur dan ayam, sama-sama penting. Ayam kampung(an) atau bukan, yang penting sehat, kuat, punya taji, dan… bisa matuk.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense