BREAKING NEWS
 

Memburu Warisan Tak Ternilai

Reporter & Editor :
SUPRATMAN
Selasa, 20 Mei 2025 06:28 WIB
SUPRATMAN

RM.id  Rakyat Merdeka - “Agenda Prioritas Prabowo Saat Ini: Buru Koruptor, Sikat Preman,” demikian judul headline Rakyat Merdeka, Senin (19/5/2025). Kita bisa memahami tekad dan agenda ini. Korupsi memang masih menjadi hantu menakutkan yang memiskinkan dan menghancurkan bangsa ini. Citra Indonesia sebagai salah satu negara terkorup di dunia, juga masih kuat. 

Bahkan, seorang terdakwa yang juga (mantan) pejabat di Mahkamah Agung (MA) bisa leluasa beroperasi sampai belasan tahun. Di rumahnya disita uang hampir satu triliun rupiah serta emas seberat 51 kg! Di pengadilan Tipikor, Jakarta, kemarin, pejabat tersebut diadili. 

Artinya, di tempat paling terhormat sekali pun, tempat rakyat mengais keadilan, korupsi menjadi hal yang nyata. 

Itu hanya dari satu kasus. Presiden Prabowo tentu tidak ingin hanya mengejar kasus per kasus, walaupun jumlah dan nilainya sangat fantastis. Pemberantasan korupsi perlu dilakukan secara serentak, sistemik, menyeluruh, total dan berkelanjutan. Bahkan dengan pola yang tidak biasa sekalipun.

Presiden perlu memastikan bahwa “perang melawan korupsi” bisa berjalan lancar di seluruh Indonesia. Bahkan sampai ke desa, seperti anggaran dana desa.

Baca juga : Menunggu Hasil “Garda Terdepan”

Pekan lalu misalnya, kita dihebohkan dengan kasus seorang anggota organisasi pengusaha di daerah, yang meminta proyek senilai lima triliun rupiah, tanpa tender, kepada perusahaan asing.

Anggaran dana desa juga masih menyimpan potensi masalah di banyak wilayah. Berbagai kasus ini menjadi tantangan bagi Presiden Prabowo untuk segera dicari “obatnya”. Semuanya perlu dipastikan bisa berjalan lancar.

Saat berpidato dalam acara Kongres IV Tidar di Jakarta, Sabtu (17/5/2025), seperti dikutip Rakyat Merdeka, Presiden kembali menggelorakan tekadnya untuk memberantas korupsi tanpa pandang bulu. 

Adsense

Di sinilah salah satu ujian terberatnya: tanpa pandang bulu. Misalnya, kalau ada kasus yang melibatkan orang yang dikenal atau temannya-teman, dan seterusnya. Inilah bukti efektifitas ser ta esensi dari “tidak pandang bulu” tersebut.

Kita berharap Presiden bisa melalui ujian ini dengan baik dan lancar. Sejauh ini, kita meyakini, tekad serta upaya pemberantasan korupsi akan bergerak maju dan serius, antara lain karena Presiden Prabowo memiliki “DNA” pemberantasan korupsi. 

Baca juga : AS-China Mereda, Selanjutnya…?

Puluhan tahun lalu, ayah Prabowo yang juga ekonom terkemuka, Soemitro Djojohadikoesoemo pernah menyatakan bahwa APBN Indonesia mengalami kebocoran sampai 30 persen setahun.

Dalam kampanye Pilpres 2019, Prabowo kembali mengingatkan bahwa negara mengalami kebocoran anggaran sampai 25 persen. Karena dalam suasana kampanye, Prabowo bahkan sampai diplesetkan menjadi “prabocor”. 

Sekarang, Prabowo secara penuh sudah memegang kendali. Dia mengetahui segalanya: apakah kebocoran anggaran tersebut sampai 30 persen, 25 persen, atau bahkan lebih. Atau, justru tidak sebesar itu. 

Seberapa pun besarnya, yang penting: kita menunggu aksi dan hasilnya. Sejauh ini, kita memiliki keyakinan terhadap upaya pemberantasan korupsi. Apalagi Presiden Prabowo sudah bertekad akan meninggalkan nama baik sebagai seorang Presiden.

Ini merupakan warisan tak ternilai. Warisan serta prasasti nama baik yang akan terus dikenang. Yang akan abadi dalam berbagai kutipan, pembicaraan dan kajian ilmiah serta perjalanan panjang sebuah bangsa. 

Baca juga : Darimana Kondisi Darurat Berawal?

“Usia saya 73 tahun. Saya hanya ingin meninggalkan nama baik, saya akan melaksanakan tugas saya. Saya akan tegakkan keadilan. Saya akan melawan segala bentuk korupsi di Republik ini, tanpa pandang bulu,” tandas Prabowo, Sabtu, pekan lalu. 

Menarik ditunggu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense