BREAKING NEWS
 

Teori Konspirasi

Reporter & Editor :
BUDI RAHMAN HAKIM
Senin, 9 Maret 2020 02:51 WIB
BUDI RAHMAN HAKIM

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam sepekan ini ada mantan agen intel Amerika yang membocorkan laporan bahwa Virus Corona adalah grand scenario Amerika melumpuhkan para pesaingnya dalam perang politik dan perdagangan di dunia. Kalau dilihat dari pemaparannya cukup meyakinkan. Masuk akal.

Disebutkan, berduet dengan sekutu loyalnya, Israel, Amerika melancarkan serangan sadis ini. Bukan dengan angkatan bersenjata api tapi dengan piranti lembut senjata biologis. Wabah virus.

Baca juga : Mendramatisir Corona

Benar saja, Virus ini sudah merusak sendi-sendi perekonomian dunia terkhusus Tiongkok yang telah menjadi penantang serius Ekonomi Amerika. Tiongkok benar-benar mendapat imbas sabotase ekonomi secara tidak langsung. Sebagai yang tertuduh biang penyebaran, Tiongkok mengalami blokade ekonomi terselubung.

Adsense

Banyak negara yang menutup pintu imigrasi bagi turisme maupun perjalanan bisnis dari siapa saja yang berasal dari Tiongkok. Dan pada saat yang sama melarang warganya untuk berkunjung ke negeri Tirai Bambu. Bener-benar dikepung.

Baca juga : Virus Kambing Hitam

Dari sini dapat disimpulkan bahwa rancang bangun skenario busuk itu make sense adanya. Senjata biologis berupa Virus Corona telah dipilih sebagai senjata cukup berasal dan terbukti ampuh. Selain 'membunuh', juga melumpuhkan aktivitas ekonominya.

Ketika laporan ini bocor, negara-negara tak satupun ribut menanggapi soal ini, membuka kemungkinan ini sebagai causa prima. Benar-benar tak berdaya mencegah kesemena-menaan negara adidaya. Tidak ada yang stand up melakukan perlawanan.

Baca juga : Undangan Tuhan

Ini sepertinya bukan baru apalagi pertama kali. Telah lama dan berulang tapi tak ada yang bisa melakukan perlawanan. Ke depan diharapkan ada negara-nrgara lebih bernyali melawan kesemena-menaan ini. Kompak. Agar dunia lebih baik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense