Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Rinni Wulandari Cerita Jatuh Bangun Kehidupan Lewat "Born Ready"
Sabtu, 1 Februari 2020 14:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sejak kemunculannya pertama kali usai berhasil menjuarai ajang pencarian bakat, Indonesia Idol, nama Rinni Wulandari menjadi salah satu musisi yang cukup diperhitungkan di dunia musik Tanah Air. Karya-karyanya pun punya peminatnya sendiri.
Tapi, di balik rutinitasnya bermusik, ia sempat ingin berhenti menjadi penyanyi. Makanya, lewat single 'Born Ready' ia pun ingin menunjukkan bahwa ada masanya untuk jatuh dan bangun dan semua itu tidak apa-apa. Tapi jangan lupa untuk tetap semangat dalam menjalani kehidupan.
"Ini lagu tentang perjalanan karier aku, yang ups and downs. Aku struggle kayak gimana, dulu sempet putus asa, enggak mau lanjutin karier lagi, patah semangat, ragu sama diri aku sendiri, orang-orang enggak percaya sama aku, sampai aku juga enggak percaya sama diri sendiri," terang Rinni saat dijumpai.
Baca juga : Penelitian Dari Australia Jadi Vitamin Baru Untuk Pelabuhan Indonesia
"Aku mau sampaiin kalau aku ngelewatin masa itu dan sampai akhirnya problem solved-nya adalah aku balik ke diri aku sendiri. 'Passion lo di mana? Di musik. Ya udah yakin bahwa kita terlahir siap untuk melakukan apapun'. Kita bisa lewatin masa itu asal percaya bahwa diri kita mampu dan aku berhasil melewatinya, aku bangkit berkarya lagi sesuai passion aku, sesuai lagu yg aku mau. Dari situ, lebih banyak terbuka kesempatan lain," imbuhnya.
Ibu satu anak ini merasa, tahun 2010 menjadi titik terendah dalam hidupnya. Banyak hal yang membuatnya sudah tak nyaman berkecimpung di sana.
"Baru tiga tahun karier, aku ngerasa semua two mutch aja. Aku nyanyi dengan lagu yang aku enggak mau dan suka. Itu batin banget dan berantem dengan diri sendiri," bilangnya.
Baca juga : Puan: Jangan Lewati Batas!
Tak sampai di situ, ia makin terpuruk saat ayahnya meninggal. Dunia serasa tidak berpihak dengannya kala itu.
"Aku ilang kepercayaan diri sama diri sendiri. 2014 aku mulai dari 0 rilis 'Oh Baby'. Aku lagi struggling, papa aku meninggal. Kayak sudah mau bangkit tapi dijatuhin lagi. Ini kenapa sih? Padahal, baru mau rebranding, enggak punya ide harus ngapain."
Kini, ia pun lebih legowo dengan apa yang telah dilewatinya. Pelajaran panjang kehidupannya berhasil membuat ia makin dewasa bersikap.
Baca juga : Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Lindungi Pekerja Lokal
"Kalau dulu, aku harus maksain kalau nggak bisa salahin diri sendiri dan keadaan. Setelah kejadian itu aku ikhlasin. Jadi enggak perlu salahin siapapun karena semua akan baik pada waktunya. Setelah nikah dan punya anak aku merasa dewasa diri sendiri. Egois menurun, sikap berubah, ya sudah sekarang bisa menerima kehidupan yang jatuh bangun itu. Jadi, butuh proses yang panjang banget," tandasnya. [TAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya