Dark/Light Mode

Golkar Ogah Buru-buru Tetapkan Koalisi Pilpres

Nurul Arifin: Golkar Masih Punya Waktu Buat Berpikir

Rabu, 14 Juni 2023 07:02 WIB
Nurul Arifin, Wakil Ketua Umum Partai Golkar. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Nurul Arifin, Wakil Ketua Umum Partai Golkar. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Kenapa Golkar tidak bergegas saja memastikan koalisi?

Waktu pendaftaran Calon Presiden-Calon Wakil Presiden di KPU masih cukup lama, yakni pada pertengahan Oktober sampai November 2023.

Sebentar lagi dong?

Baca juga : Rio Prayogo: Partai Golkar Bisa Ke Mana-mana...

Masih ada waktu bagi partai politik seperti Golkar untuk berpikir, sebe­lum menentukan pasangan Capres- Cawapres dalam sebuah koalisi.

Apakah Golkar tidak khawatir ditinggal partai lain dalam mem­bentuk koalisi?

Golkar sebagai partai tengah, san­gat terbuka dan diterima siapa pun tanpa resistensi. Ini mungkin yang membuat partai lain tidak alergi ke­pada Golkar.

Baca juga : Berebut Kursi Capres, Koalisi Besar Masih Adu Kuat

Golkar bisa membentuk koalisi baru, seperti yang disampaikan Airlangga Hartarto itu ya?

Istilah Djie Sam Soe, artinya dua, tiga, empat. Artinya, koalisi bisa seperti itu komposisinya.

Apakah tidak kebanyakan jika ada lebih dari dua koalisi, yang mengusung lebih dari dua pasang Capres-Cawapres?

Baca juga : Pilpres 2024 Bisa Head To Head

Dengan lebih banyak pasangan Calon Presiden- Calon Wakil Presiden, publik jadi bisa melihat lebih banyak pembelajaran politik, lebih leluasa dalam memilih.

Pilpres berpotensi dua putaran dong?

Seandainya Pemilihan Presiden 2024 berlangsung dua putaran, itu sudah diatur dalam undang-undang. Jadi, kenapa tidak. [REN/EDY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.