Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Cak Imin Masuk Cawapres Ganjar, Akankah PKB Tinggalkan Gerindra
Luluk Nur Hamidah: Kami Lihat Dulu Deh, Apakah PDIP Serius
Minggu, 30 Juli 2023 06:40 WIB
Sebelumnya
Versi Anda, kenapa Puan ingin mengajak PKB berkoalisi?
Kami tidak pernah setengah-setengahkalau memenangkan Capres Cawapres. PDIP datang kepada PKB sebagai peneguhan, bahwa PKB penting.PKB bukan partai ecek-ecek. PKB adalah partai Islam terbesar di Indonesia.
Apakah PKB akan menerima ajakan PDIP untuk berkoalisi?
Kami lihat dulu, seberapa serius tawaran PDIP ke PKB. Jangan sampai hal itu cuma cara untuk mengunci PKB agar tidak ke mana-mana.
Baca juga : Usman Tokan: Semua Kandidat Punya Kelebihan Dan Kekurangan
Bagaimana membuktikan bahwa PDIP serius?
Kami lihat dulu, apakah PDIP akan datang lagi. Jika datang lagi, baru kami akan menunjukkan keseriusan. Atau, secara terbuka PDIP mengumumkan bakal Cawapres yang sebelumnya lima orang, kemudian menjadi tiga, termasuk Muhaimin. Itu baru kita lihat bahwa PDIP serius.
Kalau tidak, bagaimana?
Kalau tidak serius, ya kami anggap sebatas silaturahmi.
Baca juga : Dita Indah Sari: Di Jatim Dan Jateng Kami Nomor Dua
Bagaimana peluang Muhaimin menjadi Cawapres pendamping Ganjar?
Sebagai kader PKB, kalau bicara soal kemungkinan, ya mungkin saja. Kesempatan itu perlu dibuka. Jadi, serba sangat mungkin.
Lalu, bagaimana dengan Gerindra?
Saat ini, PKB memang memiliki komitmen kerja sama dengan Gerindra. Komitmen itu masih kami jaga, sepanjang Gerindra juga menjaganya.
Baca juga : Hendrawan Supratikno : Kami Gembira Jika Dukungan PSI Nyata
Komitmen yang kami maksud, bukan sekadar kerja sama yang sifatnya semu, tetapi bermakna. Jadi, semua saling mempengaruhi. Pada prinsipnya, PKB sangat siap berada di posisi mana pun. REN
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu, 30 Juli 2023 dengan judul "Cak Imin Masuk Cawapres Ganjar, Akankah PKB Tinggalkan Gerindra, Luluk Nur Hamidah: Kami Lihat Dulu Deh, Apakah PDIP Serius"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya