Dark/Light Mode

Asosiasi Serikat Pekerja Sarankan UMP Tahun 2024 Naik 15 Persen

Rahmad Handoyo: Kami Tidak Saklek Dengan Peraturan

Sabtu, 16 September 2023 06:20 WIB
Rahmad Handoyo, Anggota Komisi IX DPR. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id
Rahmad Handoyo, Anggota Komisi IX DPR. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id

 Sebelumnya 
ASPEK Indonesia meminta agar UMP 2024 naik 15 persen. Gimana tuh?

Kami menghargai teman-teman yang menyuarakan agar kenaikan UMP 2024 sebesar 15 persen. Pengajuan itu pasti berdasarkan perhitungan mereka. 

Wajarkah?

Itu hitung-hitungan mulai dari inflasi, kemudian survei kebutuhan hidup, produktivitas. Itu adalah hak mereka untuk memperjuangkan nasib para anggotanya, atau para pekerja. Prinsipnya, saya memahami.

Baca juga : Mirah Sumirat: Hitung Upah Mesti Sesuai UU Ketenagakerjaan 2003

Kenaikan 15 persen itu, Anda setuju atau tidak?

Soal besaran, nanti kami coba bahas sesuai mekanisme ketentuan peraturan perundangan. Meskipun, kami tidak harus saklek pada ketentuan perundangan.

Maksudnya? 

Boleh juga Pemerintah menggunakan ketentuan peraturan perundangan. Namun, kami dorong agar tingkat inflasi tidak semata-mata digunakan untuk penentuan angka kenaikan.

Baca juga : Rahmad Handoyo: Bebas Bea Masuk Barang PMI Rawan Ditumpangi

Seharusnya bagaimana?

Tetap memperhitungkan suara-suara yang disampaikan pekerja. Pekerja adalah aset bangsa dalam pembangunan ekonomi. 

Bagaimana dengan suara pengusaha?

Kita juga harus hormati suara pengusaha. Itu adalah aset bangsa kita juga. Namun demikian, proses komunikasi itu masih kita gunakan sebagai sebuah adat ketimuran. Meskipun Pemerintah punya peraturan Perundang-undangan maupun Peraturan Pemerintah, kita tidak harus saklek. Suara pekerja tetap kita hormati, harus dipertimbangkan untuk pengambilan keputusan.

Baca juga : Mendikbudristek Ingatkan Pendidikan Karakter Tidak Dilakukan Dengan Kekerasan

Apakah dengan cara dialog, akan tercapai kesepakatan? 

Saya yakin jalan keluar, jalan tengah itu akan ada untuk mencapai kesepakatan bersama-sama. Dialog itu menjadi ciri khas Indonesia, sebagai sebuah bangsa timur yang mengedepankan gotong royong. Saya mendukung untuk menaikkan angka, namun harus ada kompromi untuk kita bersama. NNM

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.