Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Elektabilitas PPP Belum Aman Untuk Bisa Lolos Ke Senayan
Usman Tokan: Kami Akan Melangkah Lebih Kuat Dan Cepat
Senin, 9 Oktober 2023 06:55 WIB
Sebelumnya
Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) per September 2023, elektabilitas PPP 2,4 persen. PPP terancam tak lolos ke DPR. Tanggapan Anda?
Kami berterima kasih kepada lembaga-lembaga survei. Karena, hasil survei menjadi salah satu bahan koreksi dan pengingat, agar kami melangkah lebih kuat dan cepat.
Kami terus berjuang, agar target mendapatkan 40-50 kursi DPR bisa terpenuhi. Mesin partai, calon legislatif, semua bergerak di lapangan. Kami bekerja keras agar target itu dapat terwujud.
Baca juga : Djayadi Hanan: 21,5 Persen Pemilih Belum Memutuskan Pilihan
Bagaimana strategi PPP agar lolos ke DPR?
Strategi adalah urusan internal. Yang jelas, kami terus bekerja untuk mencapai target tersebut. Bagi kami, hasil survei ini masih bagus, masih di angka dua. Sebab, posisi kami selalu dianggap tidak lolos.
Padahal, PPP mempunyai Caleg yang luar biasa, potensial. Ada Caleg petahana, purnawirawan Jenderal, pengusaha, tokoh muda, artis hingga aktivis. Semua elemen ada. Target 50 kursi itu semoga terwujud. Kami terus bekerja.
Baca juga : Usman Tokan: Target Kami Ganjar Menang Satu Putaran
Keterangan Djayadi Hanan LSI mengindikasikan, pemilih PPP belum bulat mendukung Ganjar. Tanggapan Anda?
Kami konsisten mendukung Ganjar, karena sejarahnya PPP sering bersama PDIP. Kalau pihak di luar sana berkomentar mengatasnamakan PPP, itu wajar-wajar saja. Ini kan pesta demokrasi. Tapi, orang lain itu bukan bagian dari struktur organisasi PPP.
Menurut Djayadi, jika Sandi jadi Cawapres pendamping Ganjar, maka elektabilitas PPP akan naik. Tanggapan Anda?
Baca juga : Survei LSP: Elektabilitas Prabowo Semakin Meningkat
Kami terus berdoa dan berupaya membangun komunikasi dengan Ibu Megawati Soekarnoputri dan PDIP, semoga Pak Sandi bisa menjadi Cawapres. NNM
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya