Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gara-gara Urusan Pantun, Muhaimin Dan Mahfud Disorot Bawaslu
Jazilul Fawaid: Lebih Baik Urus Yang Lebih Penting
Sabtu, 18 November 2023 00:40 WIB
Sebelumnya
Pantun Muhaimin Iskandar saat pidato dalam acara pengundian nomor urut Capres-Cawapres, dipersoalkan Bawaslu. Tanggapan Anda?
Itu hanya pantun, banyak makna. Sila pertama Pancasila, Ketuhanan yang Maha Esa. Itu kan satu. Lagi pula, itu saat pengundian nomor urut. Semua calon juga lagi pegang nomor urut. Semua menunjukkan nomor urutnya masing-masing.
Menurut Anda, pantun Muhaimin itu bukan pelanggaran ya?
Bukan. Itu kan pantun, banyak arti. Kecuali bilang, pilih Anies-Muhaimin. Ini kan nggak. Kemudian, orang doa, bilang amin. Berarti itu juga melanggar dong.
Baca juga : Jazilul Fawaid: Misi Kami Ingin Gus Muhaimin Ikut Pilpres
Saran Anda?
Bawaslu jangan gampang berkomentar. Jangan cari popularitas dengan mengomentari sesuatu yang belum clear. Lebih baik urus yang lebih penting.
Apa yang menurut Anda lebih penting diurus Bawaslu?
Media sosial. Itu sangat banyak pelanggaran. Banyak konten yang seharusnya ditertibkan Bawaslu. Namun, kok bilang rumit.
Baca juga : Pengamat: Labih Baik Buktikan Di Pengadilan
Bagaimana sebaiknya?
Maksud saya, jangan gampang mengomentari sesuatu yang belum jelas apa pelanggarannya. Kalau masih dikaji, ya selesaikan dahulu.
Selain itu?
Soal pencopotan baliho juga harus menjadi perhatian Bawaslu itu. Bawaslu harus kelihatan tindakannya terkait soal ini. Kalau pantun kan banyak makna itu.
Baca juga : Jazuli Juwaini: PKS Terbuka Bagi Seluruh Rakyat Papua
Misalnya?
Angka satu juga banyak makna. Kecuali dipertegas, pilih paslon AMIN atau pilih Partai Kebangkitan Bangsa yang nomor satu, kan itu nggak dilakukan. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 18 November 2023 dengan judul "Gara-gara Urusan Pantun, Muhaimin Dan Mahfud Disorot Bawaslu, Jazilul Fawaid: Lebih Baik Urus Yang Lebih Penting"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya