Dark/Light Mode

Apakah PKS Ditolak Gabung Koalisi Pendukung Prabowo?

Fahri Hamzah: Ada Perbedaan Cara Kerja Dan Visi Misi

Kamis, 2 Mei 2024 07:50 WIB
Fahri Hamzah, Wakil Ketua Umum Partai Gelora. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Fahri Hamzah, Wakil Ketua Umum Partai Gelora. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Partai Gelora menolak PKS bergabung ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) ya?

Begini ya, membentuk kekuasaan itu seperti membangun persekutuan yang akan melalui tiga layer. Pertama, latar ideologi. Salah satu alasan kuat partai itu bergabung atau tidak, karena adanya layer ideologi. Ada kesamaan ideologi atau tidak.

Layer kedua?

Kerja sama kelembagaan. Apakah cara kerja antara elemen-elemen itu bisa digabungkan atau tidak.

Baca juga : Ahmad Syaikhu: Kami Tidak Masalah Di Luar Atau Di Dalam

Layer ketiga, menggabungkan figur-figur di dalamnya. Apakah orang dari partai tertentu bergabung ke pemerintahan itu, punya kesamaan karakter atau tidak dalam bekerja.

Bagaimana dengan PKS?

Ada perbedaan ideologis, ada perbedaan cara kerja yang menyangkut visi misi, janji dan sebagainya. Ketiga, ada perbedaan terhadap orang-orangnya.

Konkretnya?

Baca juga : Pemerintah Dan Swasta Kudu Pererat Kerja Sama

Misalnya, kentara sekali bahwa teman-teman PKS tidak suka dengan Pak Jokowi dan Mas Gibran. Bahkan, ketidaksukaan itu menjalar ke Pak Prabowo. Apakah ini dianggap sudah tidak ada.

Selain itu?

Kedua, janji-janji. Jelas, PKS menolak pemindahan Ibu Kota Negara, dan akan mengevaluasi segala proyek raksasa, proyek strategis. Ketika masuk ke pemerintahan, apakah ini akan mengubah sikap mereka. Selain itu, sepertinya ada perbedaan pandangan ideologis.

Versi Anda, ada tiga perbedaan PKS dengan KIM ya?

Baca juga : Giliran Gelora Kena Sindir

Tiga layer ini harus dipahami mendalam. Baru kemudian, bisa bergabung atau tidak. Belum lagi, apa yang pernah disampaikan PKS kepada rakyat. Artinya, pemilih PKS ingin PKS tetap menolak pemindahan Ibu Kota Negara.

Bagaimana jika PKS berada di dalam pemerintahan, sedangkan Pemerintah mengarahkan pemindahan Ibu Kota Negara. Apakah segampang itu. Seperti ini kan tidak menimbang perasaan rakyat pemilih PKS. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Kamis, 2 Mei 2024 dengan judul "Apakah PKS Ditolak Gabung Koalisi Pendukung Prabowo? Fahri Hamzah: Ada Perbedaan Cara Kerja Dan Visi Misi"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.