Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Mulai Berlaku 1 Januari 2025, PPN 12 Persen Ramai Lagi
Ahmad Syaikhu: Tepat Untuk Jaga Stabilitas Ekonomi
Jumat, 3 Januari 2025 07:50 WIB
Sebelumnya
Mengenai PPN 12 persen hanya untuk barang dan jasa mewah, bagaimana pandangan Anda?
Kami memberikan apresiasi atas langkah strategis Presiden Prabowo Subianto menetapkan PPN 12 persen, hanya berlaku untuk barang dan jasa yang tergolong mewah.
Apa alasan Anda mendukung kebijakan ini?
Kebijakan ini, tepat untuk memberikan rasa keadilan dan menjaga daya beli masyarakat menengah ke bawah yang saat ini menghadapi tantangan ekonomi. Keputusan ini menunjukkan keberpihakan Pemerintah terhadap kepentingan rakyat kecil.
Baca juga : Sri Wahyuni: Lebih Baik Naikkan Cukai MBDK Saja...
Langkah ini sangat bijak. Dengan membatasi kenaikan PPN hanya pada barang-barang mewah, Pemerintah tidak hanya melindungi daya beli masyarakat, tetapi juga menjaga stabilitas perekonomian dan memberikan rasa keadilan untuk masyarakat bawah.
Apakah kebijakan ini cukup untuk meningkatkan daya beli masyarakat?
Kami juga menekankan pentingnya implementasi program-program insentif untuk menopang daya beli masyarakat.
Konkretnya?
Baca juga : Pemerintah Siaga Cegah Bencana Hidrometeorologi
Program insentif seperti bantuan sosial, subsidi listrik, dan insentif pajak untuk pekerja dan UMKM harus terus dijalankan.
Anda yakin ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat?
Iya. Ini adalah kunci untuk memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga. PKS mendukung kebijakan yang berpihak kepada rakyat, sekaligus mendorong Pemerintah untuk mengimplementasikan kebijakan perpajakan yang adil dan berkeadilan sosial.
Dengan demikian, upaya bersama ini, diharapkan dapat mendorong pemerataan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. NNM
Baca juga : Silakan Kritik Pemerintah, Konstruktif Tidak Sarkas
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Jumat, 3 Januari 2025 dengan judul "Mulai Berlaku 1 Januari 2025, PPN 12 Persen Ramai Lagi, Ahmad Syaikhu: Tepat Untuk Jaga Stabilitas Ekonomi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya