Dark/Light Mode

Usul Tentang THR Dipercepat, Efektif Atau Nggak Sih?

Mirah Sumirat: Kami Khawatir, THR Habis Lebih Awal

Selasa, 4 Februari 2025 07:50 WIB
Mirah Sumirat, Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Mirah Sumirat, Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 

Menurut peraturan, satu minggu sebelum hari raya. Rata-rata perusahaan memberikan THR dua minggu sebelum hari raya. Tetapi, kalau pemberian THR tiga minggu sebelum hari raya, ya boleh-boleh saja. Namun, ada persoalan lain.

Persoalan apa?

Kami mengkhawatirkan, uang THR-nya habis saat hari raya. Uangnya justru habis lebih awal. Kami khawatir akan menjadi sia-sia THR-nya.

Apakah kebijakan ini akan membuat para pekerja pulang kampung lebih awal?

Baca juga : Hariyadi Sukamdani: Perencanaan Bisa Dilakukan Jauh Hari

Tidak ada hubungannya. Karena, mau pulang cepat atau tidak, tergantung waktu libur.

Memang kebijakan perusahaan terkait waktu libur Lebaran, seperti apa?

Perusahaan sudah menerapkan libur, rata-rata seminggu sebelum hari raya. Ada juga beberapa sektor yang berbeda.

Sektor apa saja itu?

Misalnya sektor keamanan, kebersihan, retail, rumah sakit, pekerja jalan tol dan lainnya. Artinya, kebijakan THR cair lebih cepat tidak akan berpengaruh juga terkait kapan waktu pekerja akan pulang. Sebab, libur hari raya sudah diatur perusahaan. Perusahaan tentunya tidak mau rugi.

Baca juga : Menkomdigi Gercep Bentuk Tim Khusus

Ditambah lagi waktu libur bagi anak sekolah, pastinya orangtua akan pulang kampung menunggu anak-anaknya libur sekolah menjelang Lebaran.

Lantas bagaimana dengan usulan Work From Anywhere (WFA)?

Itu kan pekerja kantor ya, bagaimana bagi kawan-kawan yang bekerja di bagian produksi.

Memang seberapa banyak pekerja bagian produksi?

Jumlah pekerja di bagian produksi dan di lapangan, jauh lebih banyak dibandingkan bagian kantor. Pemerintah boleh saja bilang akan mempercepat, namun bagaimana dengan perusahaan swasta.

Baca juga : Beban Finansial Rakyat Bakal Semakin Berat...

Mungkin usulan itu untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), okelah, bisa. Silakan saja bagi pegawai negeri. Tapi, bagaimana dengan pekerja swasta yang bekerja di pabrik. Misalnya, apakah bisa memproduksi besi di mana saja. Apakah bisa memproduksi besi dalam perjalanan pulang kampung. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 4 Februari 2025 dengan judul "Usul Tentang THR Dipercepat, Efektif Atau Nggak Sih? Mirah Sumirat: Kami Khawatir, THR Habis Lebih Awal"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.