Dark/Light Mode

Penggunaan AI di Perkuliahan: Membantu Mahasiswa atau “Mem-buntukan” Mahahasiswa

Jumat, 5 Juli 2024 22:41 WIB
Penggunaan Chat GPT (Foto: unsplash.com)
Penggunaan Chat GPT (Foto: unsplash.com)

Dalam era saat teknologi semakin digunakan dalam berbagai aspek kehidupan kita, tidak mengherankan jika dunia pendidikan pun mengadopsi inovasi-inovasi tersebut. Salah satu yang menjadi perbincangan hangat belakangan ini adalah penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di lingkungan perkuliahan. Pertanyaannya pun muncul: apakah penggunaan AI ini benar-benar membantu mahasiswa, atau justru membingungkan mereka?

AI merupakan sebuah teknologi yang memungkinkan komputer untuk meniru kemampuan manusia dalam berpikir dan menyelesaikan berbagai tugas secara cepat dan tepat. Dengan kelebihan tersebut, banyak sekali orang yang menggunakan AI untuk membantu mereka mengerjakan tugas mereka, termasuk mahasiswa yang menggunakan AI entah itu untuk belajar atau untuk mendapatkan jawaban dari soal-soal tugas yang mereka miliki. Lalu, apakah penggunaan AI oleh mahasiswa tersebut memberikan dampak positif? atau justru dampak negatif yang di dapat mahasiswa?

AI menawarkan berbagai manfaat yang dapat membantu mahasiswa dalam proses pembelajarn. Contohnya, AI dapat digunakan untuk:

  • Personalisasi pembelajaran

AI dapat mempersonalisasi atau menyesuaikan pengalaman belajar sesuai dengan kebutuhan dan gaya belajar masing-masing individu, AI dapat memastikan bahwa setiap mahasiswa mendapatkan bantuan yang sesuai dengan tingkat pemahaman dan kecepatan belajar mereka.

  • Memberikan umpan balik yang cepat dan tepat

Baca juga : PUPR Bangun Rusun Murah Untuk Mahasiswa Muhammadiyah Di Kota Pekanbaru

AI dapat menilai tugas mahasiswa dan memberikan umpan balik secara instan, sehingga mahasiswa dapat segera mengetahui kekurangannya dan dapat segera memperbaikinya.

  • Membantu mahasiswa yang kesulitan belajar      

AI dapat memberikan bantuan kepada mahasiswa yang sedang mengalami kesulitan dalam belajar, contohnya seperti memberikan penjelasan yang lebih detail atau contoh soal yang lebih mudah tentang suatu materi yang dibahas.

Di sisi lain, AI juga menimbulkan beberapa dampak negatif untuk mahasiswa. Contohnya seperti : 

  • Ketergantungan dengan AI

Mahasiswa yang terbiasa menggunakan AI setiap mengerjakan tugas-tugasnya akan menjadikan mereka terlalu bergantung pada AI dan tidak mau berusaha sendiri. Hal ini dapat menghambat kemampuan mereka untuk berpikir kritis dan menyelesaikan masalah secara mandiri.

  • Kurangnya kreativitas

Baca juga : Kunker Ke Australia, Menteri Bahlil Temui Mahasiswa Papua, Ini Yang Dibahas

AI tidak akan dapat membantu mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi mereka. Tugas-tugas yang dikerjakan oleh bantuan AI hanya bersifat repetitif dan tidak akan mendorong mahasiswa untuk berpikir out of the box.

  • Ketidakadilan dalam pembelajaran

Penggunaan AI dapat memperparah ketidakadilan dalam pembelajaran. Mahasiswa yang memiliki akses yang lebih baik ke teknologi AI akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar dibandingkan mahasiswa yang tidak memiliki akses yang sama dan akan menimbulkan ketidaksetaraan dalam dunia pendidikan di Indonesia.

Kesimpulannya, penggunaan AI di perkuliahan menawarkan potensi besar untuk meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa dengan memberikan personalisasi dan umpan balik yang cepat. Namun, di sisi lain, AI juga memberikan dampak negatif untuk mahasiswa seperti ketergantungan, menurunkan kreativitas, dan ketidakadilan dalam pembelajaran. Penting untuk menggunakan AI secara bijaksana dan mempertimbangkan dengan cermat   mengenai manfaat dan risikonya sebelum menerapkannya dalam perkuliahan.

Perlu ada keseimbangan antara penggunaan AI dan pembelajaran tradisional. AI dapat digunakan sebagai alat bantu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran mahasiswa, tetapi tidak boleh menggantikan peran dan interaksi antara dosen dan mahasiswa. Mahasiswa perlu didorong untuk tetap berpikir kritis, kreatif, dan mandiri dalam belajar, meskipun menggunakan bantuan AI. Dengan demikian, AI dapat menjadi alat yang sangat berharga dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan bermanfaat untuk membantu mahasiswa mencapai potensi belajar mereka secara maksimal.

Baca juga : Solusi Untuk Penyediaan Rumah Bagi Masyarakat

Daftar Pustaka:

https://fkkmk.ugm.ac.id/pemanfaatan-artificial-intelligence-ai-di-perkuliahan-opportunities-and-pitfalls/

https://proceeding.unesa.ac.id/index.php/sniis/article/view/840

https://journal.stitpemalang.ac.id/index.php/madaniyah/article/download/826/477/

Bagas Pamungkas
Bagas Pamungkas
Mahasiswa Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan Universitas Airlangga, NIM 163231007

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.