Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jalani Lecturing di World Class University
Mahasiswa Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur ke 2 Kampus di Belanda
Selasa, 3 Desember 2024 08:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik terakreditasi Unggul, Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur melaksanakan Lecturing di Utrecht dan Leiden University, di Belanda.
Perkuliahan di luar negeri ini rutin dilakukan tiap tahunnya oleh Program Doktor Ilmu Hukum untuk memperkaya pengetahuan mahasiswa secara internasional, khususnya mengenai hukum ekonomi dan hukum pidana.
Kegiatan perkuliahan ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur.
Saat memberikan materi kuliah, Guru Besar Utrecht University, Prof. Dr. Sybe A. de Vries menggambarkan pentingnya pengaturan Property Right dalam kegiatan bisnis.
Baca juga : Prodi Magister dan Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Dibanjiri Peminat
Diskusi menarik dilakukan para mahasiswa doktor ilmu hukum dalam lecturing tersebut.
Sedangkan saat kuliah di Leiden University oleh Prof Pinar Ölcer dengan topik kuliah Corporate Criminal Law, perkuliahan sangat dinamis, hingga berlangsung lebih dari dua jam. Banyak pertanyaan yang diajukan oleh mahasiswa.
Lecturing di dua kampus World Class University yang diikuti oleh 23 mahasiswa dan dosen tersebut memberikan manfaat kepada mahasiswa, terutama dalam penyusunan disertasi.
Ketua Program Doktor Ilmu Hukum sekaligus Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur, Prof. Dr Faisal Santiago yang turut mendampingi kegiatan lecturing ini mengatakan, hanya mahasiswa doktor ilmu hukum Universitas Borobudur yang bisa melakukan lecturing ini secara rutin tiap tahunnya.
Baca juga : Mahasiswa Prodi IT President University Raih Juara di Columbia University, AS
“Bahkan kami satu-satunya di Indonesia yang benar-benar melakukan lecturing di kampus terkemuka di luar negeri, makanya kami selalu terdepan,” tuturnya, Selasa (3/12/2024).
Lecturing rutin tiap tahun ke kampus World Class University ini dilakukan baik ke Eropa maupun Asia.
Di samping lecturing ke Utrecht dan Leiden University, mahasiwa doktor ilmu hukum juga mengunjungi International Criminal Court (ICC), yang baru-baru ini memutuskan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu sebagai pelaku kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang dalam serangan Israel terhadap Hamas di Gaza.
“Ini pengalaman dan pengetahuan yang berharga bagi mahasiswa mendapat informasi langsung dari ICC,” ungkapnya.
Baca juga : Bamsoet Jadi Co-Promotor Disertasi Mahasiswa S3 Ilmu Hukum Universitas Borobudur
Kampus yang terletak di Jalan Laksamana Malahayati (Kalimalang) No.1 Jakarta Timur, terus menjaga kualitas pendidikan program Doktor Ilmu Hukum yang terakreditasi Unggul dengan nilai 375 ini.
Apalagi per tanggal 19 November, Universitas Borobudur juga terakreditasi Unggul, menjadikan kampus ini kian makin diburu oleh masyarakat, khususnya yang ingin melanjutkan studi Doktoral Hukum.
“Kami selalu melakukan inovasi dalam proses belajar mengajar agar mahasiswa merasa terpuaskan mengenyam pendidikan di Universitas Borobudur, makanya Program Doktor Ilmu Hukum makin terdepan,” tandas Prof. Faisal Santiago.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya