Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kolaborasi Kemenkop UKM Indonesia-Korsel, Ciptakan Startup Inovatif Ekonomi Hijau

Selasa, 28 Desember 2021 12:30 WIB
Menkop UKM Teten Masduki. (Foto: Dok. Kemenkop UKM)
Menkop UKM Teten Masduki. (Foto: Dok. Kemenkop UKM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) bersama Kementerian UMKM dan Startup Republik Korea (Ministry of SMEs and Startups Republic of Korea), menjaring para startup yang tak hanya kreatif, tetapi juga berorientasi pada bisnis hijau (green economy), serta mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).

“Kita tahu, Korsel maju dalam hal teknologi, dan Indonesia tidak hanya merupakan pasar yang besar, namun bangsa kita memiliki sumber daya dan banyak anak muda potensial dengan ide kreatif yang luar biasa,” ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat memberikan arahan dalam acara Celebrating Indonesia-Korea Partnership 2021 di Gedung KemenKopUKM, Jakarta, Senin (27/12).

Berita Terkait : Expo Dubai 2020, Kemenkeu Bahas Perubahan Iklim Dan Ekonomi Hijau

Teten melanjutkan, Korsel juga termasuk negara yang menjadi bagian dari rantai pasok industri global. Pihaknya percaya, dengan kolaborasi ini, Indonesia mampu menyiapkan masa depan UMKM yang punya daya saing.

“Kita kita perlu menambah persentase kewirausahaan yang saat ini baru 3,47 persen. Sementara untuk menjadi negara maju harus bisa mencapai 10-14 persen. Dalam kerja sama ini yang ingin kita targetkan persentase kewirausahaan untuk naik," imbuh Teten.

Berita Terkait : Idris Laena: Menangkan Golkar Dan Airlangga!

Selanjutnya, Teten juga memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang terlibat aktif baik perwakilan pemerintah Korsel maupun Indonesia. Dalam hal ini para stakeholder baik dari lembaga incubator, dunia usaha dan industri, dan akademisi.

“Era industri 4.0 adalah era kolaborasi, pemerintah tidak lagi bekerja sendiri. Kolaborasi menjadi kunci untuk bangkit dan pulih,” ujar Menkop UKM.
 Selanjutnya