Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ini Tanggapan Dirut Garuda Soal Kecelakaan Pesawat Boeing 737-800 NG China Eastern Airlines
Selasa, 22 Maret 2022 20:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra menyampaikan tanggapan soal kecelakaan penerbangan pada armada Boeing 737-800 NG, yang dioperasikan oleh maskapai China Eastern pada Senin (21/3) lalu.
Seperti diketahui, pesawat jenis tersebut jatuh di lereng gunung di wilayah Guangxi, China pada Senin (21/3), dalam penerbangan Kunming-Guangzhou. Seluruh penumpangnya yang berjumlah 132 (termasuk 9 kru) telah dinyatakan tewas dalam kejadian tersebut.
"Perlu kiranya kami sampaikan, Garuda Indonesia saat ini terus melakukan koordinasi intensif bersama otoritas penerbangan. Baik Kementerian Perhubungan RI maupun pihak manufaktur, perihal hasil evaluasi investigasi atas kejadian tersebut dalam upaya mengoptimalkan tata kelola aspek safety pada layanan operasional penerbangan Garuda," beber Irfan dalam keterangannya, Selasa (22/3).
Baca juga : Mayoritas Korban Kecelakaan Jatuhnya China Eastern Airlines Di Guangxi, Diyakini Tewas
B737-800NG adalah salah satu jenis armada yang turut dioperasikan Garuda dalam melayani penerbangan penumpang maupun kargo.
Irfan menyebut, secara berkelanjutan, Garuda telah melakukan prosedur inspeksi berlapis serta pemeriksaan berkala lanjutan terhadap fitur-fitur vital, maupun penunjang kelaikan pesawat B737-800NG. Mengacu pada regulasi keselamatan penerbangan.
"Kami senantiasa memastikan, kondisi pesawat serviceable dan optimal ketika akan terbang," ujar Irfan.
Selain itu, Garuda juga terus memberikan pelatihan dan asesmen terhadap pilot, yang dilaksanakan secara rutin melalui pilot proficiency check pada simulator B737-800 NG, untuk memastikan kapabilitas awak pesawat mengenai mitigasi safety.
Serta pemahaman terhadap fungsi setiap sistem dalam operasional penerbangan, pada tiap jenis armada telah dikuasai sepenuhnya.
"Ini penting demi menjaga aspek keamanan dan keselamatan penerbangan, sebagai fokus prioritas utama layanan penerbangan Garuda Indonesia," ucap Irfan.
Baca juga : Transjakarta Sehari 3 Kali Kecelakaan, Pengamat: Harus Ada Perombakan Manajemen
Di tengah upaya pencarian pesawat dan korban pada penerbangan MU5375 China Eastern, Garuda menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa yang terjadi.
"Semoga, seluruh pihak yang terdampak kejadian ini diberikan kekuatan dan ketabahan. Semoga, proses pencarian pesawat maupun penyelidikan penyebab kecelakaan, dapat segera dirampungkan dalam waktu dekat," pungkas Irfan. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya