Dark/Light Mode

RELX Siapkan Inovasi Produk Untuk Cegah Bahaya Rokok Konvensional

Jumat, 25 Maret 2022 14:51 WIB
Ilustrasi rokok. (Foto: Ist)
Ilustrasi rokok. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - RELX mengembangkan teknologi rokok elektrik untuk memberdayakan konsumennya. Pengembangan produk dilakukan berdasarkan standar yang ada.

GM RELX Indonesia, Yudhistira Eka Saputra menjelaskan, inovasi yang dilakukan dengan meminimalisir resiko. RELX memberdayakan perokok dewasa melalui teknologi, produk dan ilmu pengetahuan secara etis.

"Kami menyediakan produk dengan resiko jual lebih rendah, selain itu ketentuan pemasaran sesuai peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah dan mengacu pada inovasi inovasi tidak hanya produk" kata Yudhistira dalam diskusi virtual dikutip Jumat (26/3).

Baca juga : MMKSI Kenalkan Konsep Branding Baru Untuk Masyarakat Indonesia

Ia menilai, tren saat ini, konsumen sudah beralih ke produk kekinian seperti RELX yang awareness terhadap teknologi. Selain itu generasi yang jauh lebih mapan atau tua juga kecenderungan penggunaan Ipod semacam produk Relx penggunaannya cukup tinggi.

"Intinya kami tidak menciptakan perokok baru tapi untuk mengurangi resiko berbahayanya merokok konvensional," tuturnya.  

Pengembangan ini dilakukan di pusat Penelitian dan Pengembangan (Litbang) dan pabrik. Cara ini demi menyediakan alternatif yang lebih baik bagi perokok dewasa. "Terutama bagi mereka yang memiliki keinginan untuk berhenti" kata Yudhistira.

Baca juga : ILUNI UI Berikan Gelar Anggota Kehormatan Untuk 4 Tokoh Nasional

Dari data Public Helath England dikatakan bahwa rokok elektrik 95 persen lebih tidak berbahaya bagi kesehatan daripada rokok konvensional. Kondisi itulah yang mendorong RELX meningkatkan kehidupan perokok yang merasa sulit untuk berhenti merokok.

Maka dirancang produk yang memungkinkan mereka mengadopsi alternatif yang lebih baik. Menggunakan kekuatan teknologi dan desain dengan pendekatan yang berpusat pada manusia, RELX bertujuan untuk memberikan pengalaman produk dan pelanggan yang terbaik.

RELX mengoperasikan lab standar CNAS pertama yang dimiliki oleh merek rokok elektronik independen. Berlokasi di Shenzhen, China, lab tersebut menerapkan standar industri paling ketat di dunia untuk produk rokok elektrik. Lab milik RELX juga memastikan keandalan dan kualitas e-liquid dan perangkat RELX.

Baca juga : LPKR Siapkan Produk Residensial Harga Terjangkau

Dan sampai saat ini RELX terus berinvestasi dalam desain produk, desain teknik, teknologi pengenalan wajah, pengembangan e-liquid, dan penelitian kimia dasar.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.