Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Ajukan Anggaran Rp 1,2 Triliun

Darmin Pamer Ekonomi Meningkat Walau Sedikit

Rabu, 26 Juni 2019 08:09 WIB
Menko bidang Perekonomian Darmin Nasution.
Menko bidang Perekonomian Darmin Nasution.

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejak 2015, kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia, terus meningkat hingga 2018. Pada 2015, ekonomi tumbuh 4,88 persen, selanjutnya pada 2016 tumbuh sebesar 5,03 persen. Kemudian 2017 tumbuh menjadi 5,03 persen dan pada 2018 mencapai 5,17 persen 

“Walaupun ada tekanan eksternal maupun domestik, kita masih bisa cetak pertumbuhan ekonomi yang sedikit meningkat dari tahun ke tahun,” kata Menko bidang Perekonomian Darmin Nasution saat rapat pembahasan anggaran Rancangan Anggaran Pendapatan dan Beanja Negara (RAPBN) 2020 dengan Badan Anggaran (Banggar) di Gedung DPR, Jakarta, kemarin. 

Darmin juga menjelaskan indikator ekonomi lain yang menunjukkan kondisi ekonomi Indonesia membaik. Terlihat dari laju inflasi berada di bawah rata-rata 3,5 persen dari target yang dipatok pemerintah sejak 2015 hingga ke 2018. 

Baca juga : Duh, Harga Cabe Merah Mulai Merangkak Naik

Selain itu, tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran dan gini ratio yang juga turut mengalami penurunan dari tahun ke tahun.“Gabungan dari semua ini menunjukkan, pertumbuhan ekonomi kita kualitasnya baik. Itu secara ringkas gambaran ekonomi kita,” tegasnya. 

Terkait anggaran tahun depan, Darmin mengusulkan anggaran kementeriannya sebesar Rp 409.357.649.000. Jumlah ini, lebih rendah dibandingkan pagu anggaran 2019. 

“Pagu indikatif 2020 Kemenko Perekonomian adalah Rp 409.357.649.000, Itu berarti turun Rp 4,8 miliar dibanding pagu 2019 Rp 414.168.403.000,” kata Darmin. 

Baca juga : BTN Kerek Ekonomi Petani Purwakarta

Turunnya, pagu anggaran ini dijamin tak akan menurunkan kinerja Kemenko Perekonomian. Tahun depan kementerian ini memiliki 26 program prioritas dan 40 program reguler. “Meski anggaran turun, bukan berarti kinerja kegiatan juga turun,” ujar Darmin. 

Adapun beberapa program prioritas Kemenko Perekonomian pada tahun depan. Di antaranya, Kredit Usaha Rakyat (KUR), insentif fiskal, klaster bisnis pertanian, peremajaan sawit rakyat, reforma agraria, mandatori B20, e-commerce hingga vokasi. 

Di tempat sama, Menko Polhukam Wiranto mengusulkan anggaran 2020 sebesar Rp 282.769.824.000. Jumlah ini, naik dibandingkan pagu anggaran 2019 Rp 281.470.604.000.  Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mengusulkan anggaran 2020 sebesar Rp 226.204.739.000. Terakhir adalah Menko bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang mengusulkan anggaran 2020 Rp 344.543.385.000. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.