Dewan Pers

Dark/Light Mode

Catat Ya, Ini Janji Mendag Baru

Urusan Migor Kelar 2 Minggu

Kamis, 23 Juni 2022 06:20 WIB
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan meninjau sejumlah tempat penjualan minyak goreng curah rakyat (MGCR) di beberapa toko kelontong di wilayah Klender, Jakarta, Rabu (22 Juni). (Foto : Dok. Kemendag).
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan meninjau sejumlah tempat penjualan minyak goreng curah rakyat (MGCR) di beberapa toko kelontong di wilayah Klender, Jakarta, Rabu (22 Juni). (Foto : Dok. Kemendag).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan tancap gas menyelesaikan sengkarut minyak goreng (migor). Semula, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini menjanjikan masalah migor kelar dalam satu bulan. Tapi kini, dia menjanjikan bisa kelar dalam dua minggu.

“Insya Allah dua minggu minyak goreng Rp 14 ribu ada di mana-mana, dan tidak akan menjadi isu lagi karena sudah tersedia dengan baik,” kata Zulkifli saat berkunjung ke Pasar Klender, Jakarta Timur, kemarin.

Zulkifli mempercepat target­nya, karena persediaan minyak goreng curah sudah mencukupi. Khususnya di DKI Jakarta.

Apalagi, di Jakarta tidak ada lagi masyarakat yang antre membeli minyak goreng. Saat ini, terdapat 300 ribu ton pasokan minyak goreng curah yang tersedia setiap bulan.

Berita Terkait : Mendag Baru Ditantang Taklukkan Harga Migor

Dia menegaskan, Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan memperkuat dan mempercepat distribusi minyak goreng curah tersebut. Sudah ada 13.968 titik pemasok minyak goreng curah yang tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah ini akan terus bertambah.

Selain mempercepat distribusi, Zulkifli juga memperbolehkan masyarakat membeli minyak goreng curah maksimal 10 liter per orang. Dari yang sebelumnya hanya 2 liter per orang.

Eks Menteri Kehutanan ini menuturkan, sistem pembelian pun masih sama, wajib membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) ketika membeli minyak goreng curah tersebut.

 

Untuk mempercepat penanga­nan masalah minyak goreng ini, Kemendag juga telah membuat layanan call center yang dapat menampung keluhan konsumen ketika membeli minyak goreng curah di titik-titik tersebut.

Berita Terkait : Aksi Nyata Zulhas Turunkan Harga Migor Ditunggu Lho

Call center dapat diakses kon­sumen melalui nomor telepon 1500014 atau pesan WhatsApp melalui nomor 081212359337.

“Kemendag ada call center yang tiap hari tiap waktu menangani ini. Kalau ada keterlambatan barang, kalau ada perubahan, kalau ada keluhan konsumen, kami langsung tangani hari itu juga. Jadi cepat,” tegas Zulkifli.

Sekretaris Jenderal Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Reynaldi Sarijowan mengatakan, harga minyak goreng curah di pasaran masih banyak yang belum menyentuh Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 14 ribu.

Menurut Reynaldi, harga min­yak goreng di pasaran saat ini masih di angka Rp 16 ribu-Rp 17 ribu per liter.

Berita Terkait : Kiai Ma'ruf Tak Merasa Dicuekin

Reynaldi mengatakan, Pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah dalam hal pendistribusian. Apalagi, pengawasan teknis menggunakan sistem online di­rasa terlalu rumit dilakukan untuk konsumen pasar.

“Karena, pada umumnya konsumen dan pedagang di pasar tradisional adalah ibu-ibu,” katanya. [KPJ]