Dewan Pers

Dark/Light Mode

Binawan Tempatkan 150 Tenaga Kesehatan Ke Arab Saudi

Rabu, 29 Juni 2022 07:23 WIB
Pelepasan 150 tenaga kesehatan Indonesia untuk bekerja di Arab Saudi. (Foto: Binawan)
Pelepasan 150 tenaga kesehatan Indonesia untuk bekerja di Arab Saudi. (Foto: Binawan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Binawan Group memberangkatkan 150 tenaga kesehatan Indonesia ke Arab Saudi. Upaya ini merupakan hasil kerja sama Binawan dengan Kementerian Kesehatan Arab Saudi untuk memenuhi permintaan 220 tenaga kesehatan, yang terdiri dari perawat dan bidan, di fasilitas-fasilitas kesehatan Pemerintah Arab Saudi di Provinsi Al-Qassim.

Selanjutnya, diharapkan tidak kurang dari 1.500 orang perawat dan tenaga kesehatan lainnya yang diperlukan Kementerian Kesehatan Arab Saudi untuk dipekerjakan di berbagai provinsi lainnya. Dengan penempatan ini, Binawan telah berhasil memenuhi permintaan tenaga kesehatan dari negara-negara Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Arab Saudi.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memberi dukungan ke Binawan. “Kami terus mendukung pengembangan kompetensi dan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) terampil ke luar negeri," ujarnya, seperti keterangan yang diterima redaksi, Rabu (29/6).

Berita Terkait : Di Depan Wapres, Kepala BP2MI Teken Nota Kesepahaman MPP

Ida melanjutkan, pencapaian 150 tenaga kesehatan yang telah berhasil terseleksi dan akan bekerja di Arab Saudi menjadi pertanda bahwa Indonesia memiliki banyak tenaga kesehatan yang kompeten untuk berkompetisi secara global. Ida juga berterima kasih kepada Kementerian Kesehatan Arab Saudi atas kepercayaannya terhadap tenaga kerja Indonesia, dan kepada Binawan yang telah memfasilitasi proses rekrutmen dan pelatihan bagi PMI yang berniat untuk bekerja di luar negeri.

"Dengan kerja sama ini, ke depannya akan lebih banyak lagi tenaga kerja Indonesia yang dapat bekerja di luar negeri, dan terus mengedepankan perlindungan dan kesejahteraan bagi PMI,” lanjut Ida.

Chairman Binawan Group Saleh Alwaini menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk melatih dan mempersiapkan lebih banyak lagi tenaga kesehatan Indonesia yang terampil dan profesional untuk memenuhi permintaan dari berbagai negara. Di antaranya Inggris, Jepang, Amerika, Australia, Singapura, dan Jerman.

Berita Terkait : Menag Yaqut Terbitkan Panduan Kurban Di Tengah Serangan PMK, Ini Isinya

"Program Binawan ini juga merupakan sarana peningkatan kompetensi (capacity building) tenaga kesehatan Indonesia,” terangnya.

Sebanyak 150 tenaga kesehatan yang diberangkatkan ini telah terlatih dan siap dan memenuhi standar kompetensi global. Bersama dengan lembaga-lembaga lain, Binawan melakukan kerja sama untuk merekrut tenaga kesehatan dan memberikan pelatihan untuk memenuhi standar internasional yang dipersyaratkan.

Para tenaga kesehatan dibekali persiapan berupa pelatihan bahasa asing dan matrikulasi kompetensi masing-masing profesinya sesuai dengan standarisasi yang dipersyaratkan lembaga pelayanan kesehatan di luar negeri, terutama Arab Saudi. Perwakilan Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah menyeleksi ratusan kandidat sejak Maret 2022.

Berita Terkait : Pengawas Tenaga Kerja Jangan Lemah Dan Lesu

Sebanyak 150 kandidat yang tersebar dari 10 provinsi di Indonesia telah lolos seleksi. Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Essam bin Abed Al-Thaqafi menyatakan, kerja sama berbagai pihak untuk keberhasilan pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan di Saudi merupakan langkah baik dan patut untuk terus didukung dan dilanjutkan.

Selama berkiprah lebih dari 20 tahun dan khususnya pada 2 tahun terakhir, Binawan mampu menjadi satu-satunya perusahaan jasa Pekerja Migran Indonesia yang menempatkan tenaga kesehatan Indonesia di berbagai negara di dunia. Diharapkan, upaya ini bisa terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, terutama sinergi dengan Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Kesehatan, untuk bersama membangun ekosistem yang kuat dan sehat dari segi kredibilitas Indonesia sebagai sumber tenaga kesehatan sambil menciptakan kemudahan bagi perawat yang memiliki niat untuk bekerja di luar negeri.

Upacara pemberangkatan 150 tenaga kesehatan Indonesia ke Arab Saudi turut dihadiri Ida Fauziyah, Essam bin Abed Al-Thaqafidan, dan Duta Besar RI untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad via zoom. Turut hadir juga Anggota Komisi IX DPR, Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Kementerian Kesehatan, Kemenko Perekonomian, dan PPNI, AIPNI, AIPVIKI, APJATI serta beberapa asosiasi perawat lainnya.■