Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jejak Pembangunan Kapal MV Iriana Patut Ditiru Perusahaan Lain

Senin, 18 Juli 2022 16:02 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapal MV Iriana, kapal tenaga listrik pertama di Indonesia yang digunakan untuk mendukung kelancaran distribusi barang, patut ditiru perusahaan lainya di Indonesia.

Kapal yang dibangun di galangan kapal nasional PT Sumber Marine Shipyard di Batam, Kepulauan Riau lima tahun lalu ini masih mulus sejak beroperasi pertama kali hingga sekarang.

Operasional kapal berjalan dengan baik dan tidak ada kendala yang cukup berarti. Hal itu menunjukkan kualitas kapal yang dibangun.

Berita Terkait : Ganjar: Pengungsi Banjir Pati Aman, Perbaikan Tanggul Lagi Dikebut

CEO PT Pelayaran Andalas Bahtera Baruna (ABB) Haneco W. Lauwensi pemilik Kapal MV Iriana mengatakan, kapal ini telah menorehkan tinta emas untuk Indonesia.

Karena, kata Haneco, Indonesia yang dikenal sebagai archipelagic state tercatat sebagai negara ketiga di dunia yang sukses membangun kapal cement carrier dengan teknologi electric propulsion.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan kapal ini telah menjadi gebrakan baru bagi industri perkapalan nasional. Sebanyak 800 pekerja asal Indonesia terlibat dalam pembangunan kapal itu dan menggunakan kandungan dalam negeri sebesar-besarnya.

Berita Terkait : Jangan Abaikan Sopan Santun Saat Di Medsos

"Karya anak bangsa ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia. Saya bersyukur, kapal tercinta ini sudah lima tahun berkontribusi untuk perekonomian Indonesia melalui angkutan logistik semen curah. Terima kasih atas dukungan dan kerja sama semua pihak," katanya dalam perayaan lima tahun MV Iriana, di Jakarta, dikutip Senin (18/7).

Haneco menjelaskan, terinspirasi untuk membuat kapal MV Iriana ini setelah melihat banyaknya kapal-kapal yang berlayar di Indonesia saat ini sebagian besar merupakan kapal bekas yang diimpor dari luar negeri.

Ia pernah ke Jepang, lalu melihat kapal bangunan baru dan kemudian muncul inspirasi membangun kapal cement carrier ini.

Berita Terkait : Kapolda Irjen Fadil Minta Dirlantas Berkantor Di Jalan Raya

Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kementerian Kemaritiman dan Investasi Basilio Dias Araujo mengatakan, perusahaan-perusahaan pelayaran nasional diharapkan mengikuti jejak PT ABB untuk membangun kapal yang dibutuhkan di dalam negeri.

Dia menjelaskan Indonesia sebagai negara maritim yang sangat besar, memerlukan kemampuan yang mumpuni untuk membangun kapal. "Kita mendorong perusahaan lainya untuk membangun kapal di dalam negeri," tegasnya.
 Selanjutnya