Dewan Pers

Dark/Light Mode

Produsen Truck Hino Apresiasi Kualitas Transportasi Milik PPLI

Senin, 25 Juli 2022 20:55 WIB
Truck Hino milik PT. Prasada Pamunah Limbah Industri (PPLI) untuk mengangkut limbah bahan beracun berbahaya (B3). (Foto: Istimewa)
Truck Hino milik PT. Prasada Pamunah Limbah Industri (PPLI) untuk mengangkut limbah bahan beracun berbahaya (B3). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Divisi Pusat Pelatihan Hino, Pieter Andre mengapresiasi kualitas transportasi yang dimiliki PT. Prasada Pamunah Limbah Industri (PPLI). Hino, merupakan salah satu produsen truk di PLLI untuk mengangkut limbah bahan beracun berbahaya (B3).

"Kami lihat PPLI sangat fokus, tidak hanya memastikan kelaikan jalan kendaraan dalam mengangkut limbah berbahaya. Tapi juga fokus meningkatkan kemampuan driver-nya," ujar Pieter, melalui keterangan tertulis, yang diterima RM.id, Senin (25/7).

Pieter menceritakan, Hino, sebagai produsen truk dan bus asal Jepang ini mengapresiasi transportasi yang digunakan PPLI di antaranya meliputi performa mesin, kualitas perawatan, hingga kemahiran dan keterampilan drivernya.

Berita Terkait : Kereta Gantung Jadi Alternatif Transportasi Di Ibu Kota Baru

Ketua Lembaga Pelatihan Kerja dan Sertifikasi Profesi (LPK LSP) Hino ini juga menyimpulkan, armada yang dimiliki PPLI masuk kategori bagus dan terawat.

"Penggunaan APD Drivernya juga sudah cukup baik. Ini bisa menjadi contoh bagaimana harusnya perusahaan dalam mengoperasionalisasikan kendaraan angkutan limbah B3," imbuhnya.

Dalam hal peletakan simbol-simbol B3-nya, lanjut Peter, juga jelas terlihat dari semua sisi.

Berita Terkait : BKS: Shinzo Abe Punya Andil Besar Dalam Sektor Transportasi Indonesia

"Safety-nya tidak hanya kepada pengendara ataupun kendaraannya, tapi juga keselamatan sekitarnya yang dilalui kendaraan angkutan B3," tandasnya.

Merespon apresiasi tersebut, Manager Humas PPLI, Arum Tri Pusposari menyampaikan terima kasih dan menegaskan komitmen perusahaan dengan mengutamakan keselamatan dalam proses pengangkutan limbah B3, baik pengemudi, kendaraan maupun lingkungan yang dilalui kendaraan tersebut.

"Transportasi limbah B3 kita dilengkapi GPS atau Global Positioning System untuk memantau pergerakan kendaraan. Pemantauan dari pusat kontrol juga terhubung dengan para drivernya guna memastikan limbah aman sampai tujuan. Ada SOP yang harus diikuti setiap driver dan co-driver saat menjalankan kendaraan itu," ujar Arum.

Berita Terkait : MRT Gandeng Rukita Hadirkan Hunian Berkualitas Di Tengah Kota

Dijelaskan, alat angkut darat yang dimiliki PPLI umumnya berupa truk dari ukuran kecil hingga besar. Sedikitnya PPLI memiliki lebih dari 70 armada angkut Limbah B3. Salah satu produsen truk PPLI tersebut adalah Hino.

Untuk diketahui, Hino melakukan kegiatan pelatihan terhadap 35 pengemudi untuk melakukan safety driving angkutan limbah B3, di Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (22/7).

Program ini, nantinya akan kerja sama dengan Kementerian Perhubungan untuk menerbitkan sertifikasi pengemudi angkutan limbang B3 bagi para peserta. ■