Dark/Light Mode

Sebelum Investasi, Dengar Tips LPS Nih…

Jumat, 19 Agustus 2022 16:56 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

 Sebelumnya 
 Di satu sisi, kegairahan berinvestasi ini, lanjutnya, jadi sesuatu yang positif buat perekonomian. Tapi di sisi lain, maraknya minat berinvestasi kerap tak diiringi oleh pengetahuan yang cukup.

“Minat investasi di pasar modal mengalami kenaikan yang impresif, padahal sejak puluhan tahun lalu peningkatan tak banyak terjadi. Inklusi dan literasi keuangan semakin meningkat, namun terdapat gap antara inklusi dengan literasi. Selain itu, juga terdapat gap inklusi dan literasi antar wilayah di Indonesia,” imbuhnya.

Ia melanjutkan, secara demografi, investor di Indonesia didominasi oleh generasi muda (di bawah usia 30 tahun) dan latar belakang pendidikan tertinggi SMA/sederajat.

Baca juga : Keren, Dua Universitas Di Jepang Belajar Musik Angklung

Berdasarkan kelompok umur, data KSEI menyebutkan, investor dengan usia di bawah 30 tahun jumlahnya mencapai 59,43 persen dan menguasai Rp 54,79 triliun.

Di umur-umur seperti itu, investor yang ada kebanyakan memang masih dalam tahap awal berinvestasi. Tak heran porsi investasi masih belum terlalu besar dialokasikan dari pendapatan yang diterima.

Masih sesuai data KSEI, jika berdasarkan pendapatan, sekitar 49,54 persen investor ditempati oleh investor dengan penghasilan Rp10-100 juta dengan total dana ebesar Rp 179,9 triliun.

Baca juga : Resmi, PSIS Semarang Ikat Titus Bonai

Disusul oleh investor berpenghasilan di bawah Rp10 juta sebanyak 38,17 persen dengan total investasi sebesar Rp 170,9 triliun.

Purbaya menyarankan, sebelum benar-benar terjun ke dunia investasi, anak muda seharusnya bisa melakukan profiling pada dirinya sendiri. Mereka bisa memulai berinvestasi setelah memenuhi kebutuhan dasar, dana darurat dan asuransi.

“Kuncinya sabar. Jangan anggap investasi itu bisa bikin langsung kaya. Jangan berutang dalam berinvestasi karena bunga pinjaman itu sudah pasti, sedangkan return investasi belum pasti ,” tutur mantan Kepala Ekonom Danareksa Sekuritas tersebut.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.