Dark/Light Mode

Sebelum Investasi, Dengar Tips LPS Nih…

Jumat, 19 Agustus 2022 16:56 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

 Sebelumnya 
Dalam kesempatan yang sama, Yazid Muamar Financial Expert Ajaib Sekuritas mengatakan, untuk mengatasi inflasi dan ketidakpastian di masa depan, seseorang memang sebisa mungkin berinvestasi. "Nah, pasar modal bisa jadi alnternatif menambah aset untuk mengatasi ketidakpastian di masa depan,” ucapnya.

Namun, ia mengingatkan, buat investor pemula dan mahasiswa, investasi ke pengetahuan dalam bidang keuangan, penting dilakukan sebelum menceburkan diri ke dunia investasi.

“Kalau mau mencoba, pakai uang kecil dulu, ambil saham-saham blue chip, setelah bekerja dan dapat penghasilan lebih besar, baru bisa dikelola secara lebih managable,” ujarnya.

Menurutnya, investasi hanya terbagi dalam dua jangka waktu, jangka panjang dan jangka pendek. “Kalo jangka pendek, kita harus konsisten. Harus belajar technical. Harus bisa membaca tren. Ambil (saham) di level support. Harus tahu garis support dan resisten,” ucapnya.

Baca juga : Keren, Dua Universitas Di Jepang Belajar Musik Angklung

Sebagai sekuritas yang mengutamakan platform digital, Ajaib, kata Yazid, pihaknya meminta investor memegang tiga prinsip, yakni Paham, Punya dan Pantau.

"Ingat, pasar modal itu dinamis. investasi itu gak instan, orientasinya jangka panjang dan effortnya perlu dilakukan secara berkala dan rutin. Kami selalu melakukan edukasi di medsos tiap jam 8.30 sebelum market buka,” tuturnya.

Senada, Evan Kamaratul Insani, Co-Founder Komunitas Syariah Saham menuturkan, sejatinya, investasi harus dipandang sebagai jalan untuk sejahtera dan merdeka secara finansial buat semua orang.

“Guru, petani, nelayan bisa jadi investor. Instrumen dan alat-alatnya sudah tersedia,” serunya.

Baca juga : Resmi, PSIS Semarang Ikat Titus Bonai

Ia mengatakan, kemerdekaan finansial sendiri punya definisi dan level yang berbeda-beda buat masing-masing orang. Karena itu tak bisa meniru mentah-mentah keberhasilan yang dialami seseorang.

“Buat beberapa orang punya cash berlimpah dan harta itu financial freedom. Buat sebagian orang, punya waktu luang, waktu bersama keluarga, bisa liburan merupakan financial freedom. Adalah kesia-siaan untuk membandingkan dengan orang lain,” ungkapnya.

Karena itu, menurut Evan, sebelum mencoba berinvestasi, setidaknya investor pemula harus menguasai tiga ilmu tentang uang. Yakni, ilmu mencari uang, ilmu mengelola uang dan ilmu menginvestasikan uang.

“Untuk berinvestasi, kita perlu mencari uang dahulu, seteleh itu mampumengeloa keuangan untuk memisahkan kebutuhan dengan uang yang bisa ditabung atau investasikan. Setekah itu mulai berinvestasi dengan pengathuan yang cukup,” ujarnya. 

Baca juga : Sebelum Investasi Apartemen, Simak 5 Faktor Penting Berikut

Ia pun mengingatkan, agar generasi muda dan investor pemula untuk menentukan financial goals yang ingin dicapai dalam berinvestasi. Lalu menghitung estimasi waktu yang dibutuhkan untuk tiap-tiap financial goal.

Terakhir, petakan semua aset yang dimiliki, seperti emas, deposito, reksadana, saham, bisnis, P2P, obligasi/surat berharga. “Metode berinvestasi hanya berkontribusi sedikit dari kesuksesan, yang penting adalah pengetahuan,” tandasnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.