Dark/Light Mode

B20 Dorong Perusahaan Lebih Peduli Lingkungan

Pelaku Usaha Jangan Cuma Fokus Cari Untung

Senin, 22 Agustus 2022 06:35 WIB
Dialog B20-G20 antara para menteri negara G20 dan pemangku kebijakan yang membahas rekomendasi kebijakan dari Integrity and Compliance Task Force (I&C TF) telah sukses diselenggarakan. (Foto: B20 Indonesia).
Dialog B20-G20 antara para menteri negara G20 dan pemangku kebijakan yang membahas rekomendasi kebijakan dari Integrity and Compliance Task Force (I&C TF) telah sukses diselenggarakan. (Foto: B20 Indonesia).

 Sebelumnya 
Saat ini, kata Shinta, fokus pada profit tidak bisa menjadi satu-satunya ukuran bagi kesuksesan praktik bisnis. Dunia menyepakati, entitas bisnis harus mengadopsi prinsip ESG dengan baik, demi keberlanjutan usaha di masa depan.

“B20 Indonesia mendorong pelaku bisnis Tanah Air dan global mengembangkan dan mengadopsi praktik bisnis dan Pemerintahan bersih, transparan, akuntabel dan berintegritas,” ujarnya.

Selain itu, sambung Shinta, empat bidang fokus utama dari I&C TF juga menggemakan pesan-pesan utama yang serupa dengan task force lainnya.

Baca juga : Pejabat Gubernur Dukung Papua Muda Inspiratif

Mengenai literasi keamanan siber dan penerapan ESG, Shinta juga menegaskan, rekomen­dasi kebijakan dari I&C TF akan mendorong realisasi legacy B20 Indonesia.

Dalam percepatan transisi hijau, B20 menjalankan dua legacy, yakni Carbon Center of Excellence yang akan membantu bisnis memahami dan menavigasi topik perdagangan karbon, mela­lui pusat pengetahuan dan pusat berbagi praktik.

Sedangkan Global Blended Fi­nance Alliance, akan membantu menghubungkan pemilik proyek hijau dengan calon investor untuk membantu pendanaan proyek.

Baca juga : Bamsoet Dorong Perusahaan Swasta Dukung Ketahanan Pangan Nasional

“Rekomendasi I&C TF mem­perkuat tata kelola mengurangi risiko kejahatan dunia maya pada implementasi program warisan layanan kesehatan B20. Yakni, sistem pemantauan pato­gen global digital yang Always-On, serta kampanye Global One Shot,” beber Shinta.

Lebih lanjut, kebijakan Pemerintah melalui G20 Anti Corrup­tion Working Group (ACWG) juga sejalan dengan rekomendasi I&C TF. Terutama rekomendasi kedua tentang pembinaan tinda­kan kolektif untuk mengurangi risiko integritas.

“Oleh karena itu, dengan menerapkan rekomendasi ke­bijakan dan mendukung fokus ACWG, negara-negara G20 dapat mengurangi kasus korupsi mereka,” tegas Shinta.

Baca juga : Pelaku Pelecehan Seksual Di Bus Bakal Dipidanakan

Patuh Dalam Bisnis

Arsjad Rasjid menjelaskan, inovasi praktik pembangunan berkelanjutan, transparan, berintegritas dan bisnis yang jauh dari praktik kecurangan, akan mempercepat pemulihan ekonomi.

Selain itu, akan membuat fon­dasi yang kuat bagi tata kelola dunia yang lebih adil. Baik itu secara ekonomi maupun sosial.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.