Dewan Pers

Dark/Light Mode

Teken Kerja Sama, RSUD Kabupaten Bekasi Jadi RS Pendidikan PresUniv

Kamis, 1 September 2022 11:19 WIB
Kerja sama President University dengan RSUD Kabupaten Bekasi. (Foto: Ist)
Kerja sama President University dengan RSUD Kabupaten Bekasi. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Rencana President University (PresUniv) untuk mendirikan Fakultas dan Program Studi Kedokteran kini semakin dekat. 

Hal tersebut seiring dengan ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Rumah Sakit Pendidikan Utama dan Pelaksanaan Kegiatan Program Studi Kedokteran antara PresUniv dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi, Rabu pekan lalu. 

PKS tersebut ditandatangani oleh Rektor PresUniv Prof. Dr. Chairy dan Plt. Direktur RSUD Kabupaten Bekasi dr. Arief Kurnia, di Jababeka Golf & Country Club, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Acara penandatanganan PKS tersebut disaksikan langsung oleh Pj. Bupati Kabupaten Bekasi Dr. Dani Ramdan.

Dani Ramdan sangat mengapresiasi penandatanganan PKS tersebut serta langkah PresUniv yang terus berkomitmen dan bergerak maju dalam mendirikan fakultas kedokteran. “Dalam kerja sama ini tentunya kami memilih mitra yang paling serius. Pilihan kami jatuh ke PresUniv. Kami sangat yakin bahwa PresUniv sangat bersungguh-sungguh dan menyiapkan segala hal yang diperlukan untuk pendirian Fakultas dan Program Studi Kedokteran,” ujarnya.

Berita Terkait : Digitalisasi Sistem Pendidikan Kudu Digenjot

Dani menambahkan, kontribusi bersama antara PresUniv dan RSUD Kabupaten Bekasi sangat diperlukan dalam kerja sama ini. Apalagi ini juga untuk kemajuan bersama. “Dua belah pihak harus saling menjaga komitmen dalam mengimplementasikan kerja sama ini,” katanya. 

Menurut Dani, Fakultas dan Program Studi Kedokteran PresUniv ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tapi juga harapan. “Harapan bagi anak-anak Kabupaten Bekasi yang ingin sekolah kedokteran,” katanya.

Dani juga menegaskan, Fakultas Kedokteran PresUniv tidak hanya akan menjadi fakultas kedokteran di Kabupaten Bekasi, tapi juga menjadi fakultas kedokterannya Kabupaten Bekasi. “Kalau di Kabupaten Bekasi saja belum tentu menjadi milik masyarakat Kabupaten Bekasi. Kalau Fakultas Kedokteran-nya Kabupaten Bekasi tentu ada hubungan emosional yang melekat, sehingga apapun yang dikembangkan akan kami dukung dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Ia menambahkan, PresUniv serta Fakultas Kedokteran-nya akan menjadi bagian dari kemajuan Kabupaten Bekasi.

Berita Terkait : KTH Harapan Bersama Jadi Sumber Penghasilan Masyarakat Desa Lubuk Bedorong

Sementara, Prof. Chairy mengatakan, ini merupakan momen yang sangat membahagiakan bagi PresUniv, karena dapat menandatangani PKS dengan RSUD Kabupaten Bekasi. “Setelah melalui berbagai proses yang panjang, akhirnya kami sampai di titik ini, yakni penandatanganan PKS dalam rangka menjadikan RSUD Kabupaten Bekasi sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama PresUniv,” ungkapnya.

Lanjut Chairy, perjanjian ini merupakan terminal point. Sementara, ultimate point-nya adalah pendirian Fakultas Kedokteran dan Program Studi Kedokteran.

“Peristiwa ini ini merupakan titik krusial untuk pendirian Fakultas dan Program Studi Kedokteran di PresUniv. Kalau belum ada PKS ini, proses lainnya belum bisa berjalan. Semoga dengan adanya PKS ini, proses pendirian Fakultas dan Program Studi Kedokteran akan terus bergulir,” harapnya.

Sementara, dr. Arief Kurnia mengatakan, Kabupaten Bekasi memiliki jumlah penduduk yang cukup banyak. Di kabupaten ini, lanjut dia, juga sudah banyak universitas dengan beragam fakultas dan program studi.

Berita Terkait : Ribuan Calon Peserta Pemilu Tak Punya KTP

“Hanya Kabupaten Bekasi ternyata belum memiliki fakultas dan program studi kedokteran. Maka, pendirian Fakultas dan Program Studi Kedokteran oleh PresUniv boleh dibilang sebagai pionir untuk terbentuknya fakultas kedokteran di Kabupaten Bekasi. PKS ini akan menjadi sejarah baru dan langkah penting dalam pembentukan Fakultas Kedokteran, PresUniv,” ujarnya.

Arief juga mengatakan, PresUniv memang layak dan siap untuk mendirikan fakultas dan program studi kedokteran. Menurutnya, PresUniv telah memiliki empat keunggulan utama, yakni rencana strategis, pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. 

“Di samping itu, PresUniv juga sudah banyak merekrut dosen kedokteran yang sesuai dengan peraturan serta memiliki kurikulum yang bagus untuk fakultas dan prodi kedokteran. Diharapkan Fakultas Kedokteran, PresUniv, ini dapat bersaing dengan fakultas kedokteran lainnya di Indonesia,” ucap Arief.