Dark/Light Mode

Libatkan Stakeholder, Kementerian ESDM Tingkatkan Konsumsi Listrik Per Kapita

Sabtu, 26 November 2022 17:20 WIB
Libatkan Stakeholder, Kementerian ESDM Tingkatkan Konsumsi Listrik Per Kapita

 Sebelumnya 
Kegiatan Forum Diskusi Publik ini menghadirkan aspek pentahelix di mana berbagai pihak berdiskusi memberikan sumbang saran bagi peningkatan konsumsi listrik di Indonesia.

Selain perwakilan Kementerian ESDM, Dinas ESDM Jawa Timur dan PT PLN (Persero), hadir pula Redaktur Jawa Pos Andrianto Wahyudiono sebagai penanggap diskusi.

Baca juga : IPCC Terminal Kendaraan Luncurkan Customer Care Station

Andrian menyoroti tentang pembatasan daya listrik yang masih berlaku di Indonesia.

"Ke depannya dengan adanya oversupply ini kita mungkin dapat memberi kebebasan tanpa ada pembatasan daya di rumah tangga sehingga penggunaan alat-alat listrik juga dapat lebih bebas," usul Andrian.

Baca juga : Alumni Trisakti Dukung Pembangunan IKN Nusantara

Terlebih, dengan pembayaran melalui sistem token masyarakat dapat mengatur pemakaian listrik di rumahnya.

Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Ida Nuryatin Finahari menyatakan bahwa pemerintah sangat memerlukan rekomendasi dalam penyusunan kebijakan dan regulasi.

Baca juga : Tangkal Krisis Pangan, Kementan Diminta Optimalkan Produktivitas Petani

Ia juga mengapresiasi masukan dari stakeholder dalam diskusi.

"Diperlukan rekomendasi kebijakan dan regulasi penguatan pemenuhan akses dan konsumsi listrik pada masyarakat dan dunia usaha. Kami mengucapkan terima kasih atas kesediaan narasumber dari Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan, Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, PT PLN (Persero) dan Institute for Essential Services Reform (IESR), serta penanggap diskusi yang mewakili akademisi dan media massa," tutup Ida.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.