Dark/Light Mode

Subsidi Dibutuhkan Untuk Percepat Migrasi

Harga Miring, Kendaraan Listrik Bakal Laris Manis

Selasa, 20 Desember 2022 07:30 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww).
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww).

 Sebelumnya 
Apalagi, perseroan juga telah mengembangkan fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) di aplikasi PLN Mobile, untuk memberi kemudahan layanan bagi pemilik KBLBB.

“Melalui fitur ini, pelanggan PLN dapat mengetahui lokasi SPKLU terdekat, juga bisa mengontrol dan memonitor proses pengisian baterai mobil di SPKLU,” kata Kamia.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Regional JBB Jamin Kelancaran Distribusi Energi

Sejauh ini, sambungnya, sudah dilakukan berbagai kolaborasi dan ada lebih dari 240 charging station yang sudah masuk ke dalam EVDS. Tak hanya itu, perseroan juga terus melakukan pengembangan pembangkit EBT.

“Kami sudah melakukan beberapa inisiatif. Misalnya, tidak lagi membuat kontrak pembangunan pembangkit listrik berbahan bakar batu bara baru,” ucap Kamia.

Baca juga : Wuih, Orang Kaya Dimanjain

Sebagai gantinya, kata dia, PLN mulai membangun pembangkit listrik berbasis EBT. Bahkan untuk jangka panjang, perseroan juga melakukan interkoneksi jaringan listrik, khususnya antara pulau Jawa sebagai pusat demand listrik dengan pulau-pulau lain.

Ia menegaskan, untuk mewujudkan NZE, strategi besarnya adalah shifting away, dari pembangkit berbahan fosil menjadi pembangkit EBT. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.