Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Program Sejuta Rumah Mau Digenjot
174 Sektor Usaha Bakal Kecipratan Proyek BTN
Selasa, 31 Januari 2023 07:30 WIB
Sebelumnya
Menyoal ini, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berharap, penambahan modal yang diberikan Pemerintah kepada BTN, bisa bersinergi dan memberi nilai tambah.
“Saya berharap, BTN harus sehat. So the first and the most important conditions BTN harus menjadi nilai tambah. Anda harus well governed, efisien, better manage, kompetitif,” pesan Sri Mulyani saat memberikan paparan pada Rapat Kerja BTN 2023 bertajuk ‘Digital Disruption to Expand Mortgage and Beyond’ di Jakarta, Jumat (27/1).
Tak lupa, Menkeu menekankan pentingnya BTN dalam menjaga neraca keuangan pada sisi fundamental, meskipun diberikan amanah untuk mendukung program perumahan yang ditetapkan Pemerintah.
“Kita semuanya bisa ditugasi negara untuk tujuan apapun. Tapi kalau kita ditugasi, harus dijalankan dengan benar, efisien, tidak mudah puas dan haus terhadap prestasi. Serta menjaga tata kelola dan keuangan,” pesan Sri Mulyani.
Baca juga : Program Rumah Sederhana Layak Huni Bantu Entaskan Kemiskinan di Jateng
Sri Mulyani kembali menekankan, BTN adalah BUMN yang bekerja tak sekadar mencari untung. Tapi, kinerja keuangan tetap harus dijaga.
“Jalankan amanah itu dengan baik. Istiqomah menjadi mortgage company terbaik di ASEAN (Association of Southeast Asian Nations). Dan membuat rakyat dan Indonesia bangga kepada anda,” harapnya.
Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo memastikan amanah yang telah diberikan akan dilaksanakan dengan penuh kesungguhan. Sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat yang nyata. Yaitu memiliki rumah dengan cepat, mudah dan murah,
Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama, Dirut BTN dan Wakil Komisaris Utama Iqbal Latanro menandatangani Kontrak Kerja Manajemen tahun 2023 yang memasukan target-target dari KPI (Key Performance Indicator) Right Issue.
Baca juga : ESDM Targetkan 9.332 Rumah Tangga Di Jateng Teraliri Listrik
KPI Right issue yang dimaksud Haru meliputi, peningkatan penyaluran KPR secara akumulatif dari tahun 2021-2024 menjadi 1,32 juta unit.
Saat ini, BTN telah memiliki BTN Property, BTN Property for Developers & BTN Smart Residence, yang dapat memberikan kenyamanan bagi nasabah mencari rumah yang diinginkan. Sekaligus dapat memberikan jasa after sales kepada nasabah.
“BTN menciptakan sebuah ecosystem perumahan yang dapat diakses hanya dalam genggaman tangan. Pengembangan ini akan terus dilakukan sebagai bagian komitmen BTN menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia 2025,” kata Haru.
Senada, Wakil Komisaris Utama BTN Iqbal Latanro berharap, BTN mampu menghadapi tantangan, dan memaksimalkan potensi tahun 2023. Antara lain, BTN harus memperkuat muruah (nama baik) sebagai bank perumahan, peningkatan dana murah. Serta peningkatan Fee Based Income (FBI) atau pendapatan non bunga.
Baca juga : Pemprov DKI Rombak Lagi Direktur Utama MRT Jakarta
“Selain itu dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM), diperlukan peningkatan kompetensi pegawai, dan peningkatan budaya melayani nasabah, dan meningkatkan leadership,” pungkas mantan bos BTN ini. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya