Dark/Light Mode

Tekan Harga Beras, Bulog Jor-joran Gelontorin Stok

Jumat, 3 Februari 2023 07:30 WIB
Direktur Utama (Dirut) Perum BULOG, Budi Waseso (tengah) membuka pameran foto bertema Kaleidoskop BULOG 2022 bekerjasama dengan Pewarta Foto Indonesia (PFI) usai memberikan konferensi pers Strategi Bulog tahun 2023 di Kantor Perum BULOG, Kuningan, Jakarta, Kamis (2/2/2023). Perum Bulog siap menghabiskan stok beras untuk kebutuhan pasar guna meredam gejolak harga sesuai arahan Presiden Jokowi sesuai program stabilisasi pasokan dan harga pangan atau operasi pasar berjalan lancer sampai stabil harga beras. (Foto: Dok. PFI).
Direktur Utama (Dirut) Perum BULOG, Budi Waseso (tengah) membuka pameran foto bertema Kaleidoskop BULOG 2022 bekerjasama dengan Pewarta Foto Indonesia (PFI) usai memberikan konferensi pers Strategi Bulog tahun 2023 di Kantor Perum BULOG, Kuningan, Jakarta, Kamis (2/2/2023). Perum Bulog siap menghabiskan stok beras untuk kebutuhan pasar guna meredam gejolak harga sesuai arahan Presiden Jokowi sesuai program stabilisasi pasokan dan harga pangan atau operasi pasar berjalan lancer sampai stabil harga beras. (Foto: Dok. PFI).

 Sebelumnya 
“Ritel sudah dimulai ya, sudah tersebar ke Alfamart dan Indo­maret. Tetapi, belum maksimal. Kami harap, beras kualitas pre­mium ini dijual dengan harga murah,” ucapnya.

Tak hanya itu, mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) ini telah melaporkan kepada Presiden Joko Widodo terkait mafia beras.

Baca juga : Tekan Inflasi, Bulog Gelontorkan 300 Ribu Ton Beras

“Ya, sudah saya sampai­kan. Bapak Presiden bilang, maka harus diawasi, tidak bisa kalau hanya dilepas begitu saja,” ucapnya.

Untuk itu, pihaknya telah bekerja sama dengan Satuan Tugas (Satgas) Pangan, Food Station dan seluruh pihak terkait, termasuk masyarakat untuk ikut mengawasi pendistribusian beras Bulog. Sehingga tidak di­manfaatkan oleh oknum-oknum yang ingin mengambil keuntungan setinggi-tingginya.

Baca juga : Harga Beras Mahal, Buwas Salahkan Mafia

Dengan berbagai upaya tersebut, kata Buwas, diharapkan stabilisasi harga bisa terjaga dan seluruh stok, baik yang ada di gudang-gudang Bulog maupun stok beras impor bisa habis tersalurkan kepada masyarakat hingga akhir Februari ini.Dengan begitu, pihaknya bisa kem­bali menyerap hasil panen petani yang diperkirakan mulai terjadi pada awal Maret mendatang.

Apalagi NFA telah menugaskan Bulog untuk menyerap sebanyak 2,4 juta ton hingga akhir tahun 2023.

Baca juga : Lahirkan Politisi Beretika, UBL Luncurkan Sekolah Pintar Politik

“Penyerapan 2,4 juta ton selu­ruhnya dari dalam negeri. Rinci­annya, pengadaan gabah setara beras dari petani sebanyak 1,460 juta ton. Lalu, untuk stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sepajang tahun 2023 sebanyak 1 juta ton,” tutupnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.