Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
“Ritel sudah dimulai ya, sudah tersebar ke Alfamart dan Indomaret. Tetapi, belum maksimal. Kami harap, beras kualitas premium ini dijual dengan harga murah,” ucapnya.
Tak hanya itu, mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) ini telah melaporkan kepada Presiden Joko Widodo terkait mafia beras.
Baca juga : Tekan Inflasi, Bulog Gelontorkan 300 Ribu Ton Beras
“Ya, sudah saya sampaikan. Bapak Presiden bilang, maka harus diawasi, tidak bisa kalau hanya dilepas begitu saja,” ucapnya.
Untuk itu, pihaknya telah bekerja sama dengan Satuan Tugas (Satgas) Pangan, Food Station dan seluruh pihak terkait, termasuk masyarakat untuk ikut mengawasi pendistribusian beras Bulog. Sehingga tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang ingin mengambil keuntungan setinggi-tingginya.
Baca juga : Harga Beras Mahal, Buwas Salahkan Mafia
Dengan berbagai upaya tersebut, kata Buwas, diharapkan stabilisasi harga bisa terjaga dan seluruh stok, baik yang ada di gudang-gudang Bulog maupun stok beras impor bisa habis tersalurkan kepada masyarakat hingga akhir Februari ini.Dengan begitu, pihaknya bisa kembali menyerap hasil panen petani yang diperkirakan mulai terjadi pada awal Maret mendatang.
Apalagi NFA telah menugaskan Bulog untuk menyerap sebanyak 2,4 juta ton hingga akhir tahun 2023.
Baca juga : Lahirkan Politisi Beretika, UBL Luncurkan Sekolah Pintar Politik
“Penyerapan 2,4 juta ton seluruhnya dari dalam negeri. Rinciannya, pengadaan gabah setara beras dari petani sebanyak 1,460 juta ton. Lalu, untuk stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sepajang tahun 2023 sebanyak 1 juta ton,” tutupnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya