Dark/Light Mode

Punya Bahan Baku Melimpah

Airlangga Bingung Ekspor Furnitur RI Disalip Thailand

Sabtu, 11 Maret 2023 06:45 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat mem­buka pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2023 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (9/3). (Foto: Twitter @airlangga_hrt).
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat mem­buka pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2023 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (9/3). (Foto: Twitter @airlangga_hrt).

 Sebelumnya 
Menurutnya, untuk meningkat­kan nilai ekspor tersebut, dibutuh­kan peningkatan kualitas produk furnitur yang dihasilkan.

“Pengusaha harus melaku­kan pemasaran yang tepat agar produk itu bisa dikenal di selu­ruh Indonesia maupun mancane­gara,” kata Airlangga.

Ketua Umum Partai Golkar itu optimistis, industri furnitur Indonesia dapat berkembang ke depannya. Apalagi, Indonesia memiliki bahan baku dan tenaga kerja yang mumpuni.

Airlangga menyebut, saingan besar Indonesia di industri furni­tur dan kerajinan adalah Vietnam dan China.

Baca juga : Airlangga Tetap Capres Golkar

Dia meminta pengusaha men­jadikan kedua negara tersebut sebagai benchmark atau tolak ukur industri furnitur nasional.

“Tidak ada alasan kita kalah dari China,” tuturnya.

Menurutnya, Indonesia bisa menjadikan Vietnam se­bagai benchmark karena tidak memiliki bahan baku.

“Vietnam yang tidak punya ba­han baku tapi bisa ekspor 18 miliar dolar AS. Jadi minimal di Asia bisa menjadi benchmark kita. Karena dari segi pengrajin kita lebih ung­gul, dari segi ketersediaan bahan baku, kita pun ada, SDMpun kita siap, “ papar Airlangga.

Baca juga : Puan Maharani Tuai Gelombang Dukungan Di Cilegon

Ketua Presidium Himpu­nan Industri Mebel dan Keraji­nan Indonesia (HIMKI) Abdul Sobur, menargetkan pertumbu­han industri furnitur pada tahun ini mencapai 8 persen. Benua Amerika masih menjadi pasar ekspor utama Indonesia.

“Untuk kejar target nilai ekspor 5 miliar dolar AS pada 2024. Kami siap menyasar pasar-pasar baru seperti India dan Timur Tengah,” ujar Abdul.

Sementara itu, untuk wilayah Eropa, menurutnya, perang Ru­sia Vs Ukraina yang masih ber­langsung, akan berdampak pada industri furnitur dan kerajinan

“Untuk itu, kami masih belum berani mematok target di pasar ini,” tegasnya.

Baca juga : Muhaimin Bertemu Airlangga, Pengamat: PKB Gabung KIB Lebih Realistis

Tinjau Pameran Otomotif

Selain pameran furnitur, Air­langga mengunjungi pameran otmotif, Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2023, di JCC, Senayan, kemarin. Dalam kin­jungan ini, Airlangga didampingi Menteri Perindustrian Agus Gu­miwang Kartasasmita.

Keduanya mengunjungi se­mua peserta pameran. Salah satunya melihat Hyundai STAR­GAZERdan Hyundai IONIQ 5. IONIQ 5 merupakan mobil lis­trik pertama yang diproduksi di dalam negeri, dirakit langsung di pabrik Hyundai di Deltamas, Cikarang. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.