Dark/Light Mode

Integrasi Teknologi Botika dan GPT-3 dari OpenAI Lahirkan Super Chatbot

Rabu, 22 Maret 2023 08:18 WIB
Chatbot Botika (Gambar: Dok. Botika)
Chatbot Botika (Gambar: Dok. Botika)

RM.id  Rakyat Merdeka - Botika berhasil mengintegrasikan teknologi chatbot dengan GPT-3 dari OpenAI, sehingga menjadi developer pertama yang berhasil mengaplikasikan teknologi tersebut. Dengan adanya teknologi ini, chatbot dapat lebih memahami konteks dalam percakapan dan meningkatkan kemampuan komunikasinya layaknya manusia.

Menurut Founder dan CEO Botika Ditto Anindita, walaupun teknologi GPT-3 memiliki kelebihan dalam berinteraksi, namun masih terdapat keterbatasan dalam menjawab pertanyaan yang bersifat khusus atau knowledge base. “Oleh karena itu, Botika melakukan tahap pengembangan lanjutan yang disebut Fine-Tuning” ungkap Ditto, seperti keterangan yang diterima redaksi, Rabu (22/3).

Baca juga : Perkembangan Teknologi Dan Pandemi Covid-19 Lahirkan Banyak Job Baru Di Dunia Digital

Botika menggunakan beberapa teknologi dalam tahap Fine-Tuning. Antara lain teknologi rule-based, NLP Intent Classification, dan teknologi GPT3 dari OpenAI untuk menciptakan chatbot yang lebih pintar dan akurat yang dinamakan LUNA. 

Dalam percakapan bisnis antara perusahaan dan pelanggan, LUNA dapat memberikan solusi terbaik serta memahami bahasa manusia dengan lebih baik. Dengan keberhasilan menggabungkan teknologi tersebut, salah satu pendiri dan CMO Botika, Eri Kuncoro, mengemukakan bahwa Botika telah siap untuk membantu perusahaan dalam menggantikan chatbot dan mengintegrasikan teknologi Botika yang berbasis aturan (rule-based) dan Klasifikasi NLP Intent dengan teknologi GPT-3 dari OpenAI melalui layanan Software As A Service (SAAS).

Baca juga : Ekrutes Hadirkan Teknologi AI, Bantu Proses Rekrutmen 100 Persen Lebih Cepat

Eri menggambarkan, layanan ini sebagai "Super Chatbot" karena asisten virtual ini menjadi lebih canggih, alami, mampu memahami konteks percakapan, mengingat percakapan sebelumnya, dan mengetahui informasi tentang layanan perusahaan melalui data set yang telah diprogram sebelumnya.

Microsoft Azure OpenAI Service memiliki peran penting dalam perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), karena melalui layanannya, kolaborasi antara teknologi tersebut dapat terwujud. Harapannya, kolaborasi ini dapat membawa dampak signifikan pada dunia bisnis dan membawa perubahan yang positif.

Baca juga : KSP Dorong Warga Pekalongan Tanam Bibit Durian Di Lahan Perhutani

Menurut Co-Founder dan CBD Botika, Galuh K Sadewo, penggunaan chatbot dalam berkomunikasi dapat membuka peluang untuk terobosan bisnis dan solusi bisnis baru. Dengan adanya chatbot, solusi yang ditawarkan dapat lebih mudah diakses oleh pelanggan, sehingga kepuasan pelanggan menjadi faktor penting dalam kesuksesan perusahaan.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.