Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bakal Jadi Perusahaan Sawit Terbesar
Erick: PalmCo Ditarget Intervensi Pasar Migor
Senin, 27 Maret 2023 07:30 WIB
Sebelumnya
Terkait dengan minyak goreng, dia meyakini pembentukan PalmCo akan dibutuhkan suatu hari nanti, sehingga Pemerintah atau BUMN bisa melakukan intervensi pasar.
Dan faktanya saat ini, Pemerintah tidak memiliki kemampuan tersebut karena lahan perkebunan kelapa sawit milik BUMN hanya 3 persen.
“Kalau kita bicara turunan minyak goreng pun, kita tidak memiliki kapabilitas untuk menentukan operasi pasar,” keluh mantan bos Klub Inter Milan ini.
Baca juga : Jokowi Kesal Indonesia Masih Impor Baju Bekas
PalmCo diharapkan dapat mengkonsolidasikan sampai dengan sekitar 700 ribu hektar (ha) lahan dari yang ada di bawah PTPN Group. Hal ini juga bisa membuat PalmCo menjadi perusahaan kelapa sawit terbesar.
“Kami berharap pada kuartal keempat tahun ini bisa melakukan aksi korporasi terkait PalmCo,” ungkapnya.
Kerek Produksi Migor
Baca juga : Benteng Persatuan Rakyat Mantap Jagokan Erick Thohir, Ini 3 Alasannya
Holding Perkebunan Nusantara PTPN IIIberencana menggabungkan 13 perusahaan di bawah Holding Perkebunan Nusantara, menjadi dua subholding. Adapun rencana ini akan dilaksanakan dalam dua bulan ke depan.
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN IIIMuhammad Abdul Ghani mengatakan, kebijakan ini diambil sebagai bagian dari transformasi menyeluruh BUMN Perkebunan.
Ghani menjelaskan, PTPN V, VIdan XIIIakan bergabung ke dalam PTPN IV atau dikenal sebagai Subholding PalmCo. Sedangkan PTPN II, VII, VIII, IX, X, XI, XII, dan XIV akan bergabung ke dalam PTPN Iatau dikenal sebagai Subholding SupportingCo.
Baca juga : Erick Patok Palm Co Ungguli Golden Agri
“Penggabungan ini sejalan dengan rencana strategis Pemerintah dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk mewujudkan ketahanan pangan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (22/3).
Dikatakan Ghani, kebijakan ini juga sejalan dengan arahan Presiden Jokowi tentang hilirisasi dan industrialisasi CPO kelapa sawit, serta memenuhi kebutuhan. ■
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya