Dark/Light Mode

Pendapatan Triwulan I Lampaui Target, Pertamina NRE Kebut Transisi Energi

Selasa, 9 Mei 2023 18:15 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) mencatatkan pencapaian aspek keuangan yang cukup memuaskan, dengan pendapatan maupun laba bersih melampaui target pada periode Triwulan I-2023.

Pendapatan Pertamina NRE pada Triwulan I mencapai 103,5 juta dolar AS Atau 12 persen di atas target. Begitu juga EBITDA (Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization). Dan laba bersih secara berturut-turut mencapai 78,3 juta dolar AS dan 31,3 juta dolar AS atau 18 persen dan 38 persen di atas target.

Dari aspek operasional, produksi listrik Pertamina NRE di Triwulan I mencapai 1.185.279 MWh atau 9 persen di atas target dengan nihil kecelakaan kerja.

Baca juga : Hengkang Dari Gerindra, Sandiaga Uno Sampaikan Permintaan Maaf Ke Prabowo

Chief Executive Officer Pertamina NRE Dannif Danusaputro mengatakan, capaian positif tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh keluarga besar Pertamina NRE serta dukungan para stakeholder.

"Dan kami tidak semata-mata hanya mengutamakan kinerja keuangan dan operasional, melainkan juga HSSE. Sebagai perusahaan energi, aspek HSSE menjadi prioritas kami,” ungkap Dannif.

Ditegaskan, Pertamina NRE memiliki peran strategis dalam pencapaian aspirasi Pertamina untuk mencapai net zero emission tahun 2060, yaitu melalui pembangunan bisnis energi hijau dan bisnis baru.

Baca juga : Tentara Sudan Siap Bantu Evakuasi Warga Asing, Pertempuran Berlanjut

Tidak hanya di sektor pembangkitan listrik, Pertamina NRE juga fokus pada energi hijau di sektor lain, seperti hidrogen hijau, perdagangan karbon, nature based solution (NBS), dan baterai.

Inisiatif perdagangan karbon yang dilakukan Pertamina NRE saat ini fokus pada Pertamina group, di mana Pertamina NRE telah menandatangani komitmen bersama subholding Pertamina lainnya. Seperti Pertamina Hulu Energi (PHE) , Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan Patra Niaga.

Bulan lalu Pertamina baru menandatangani perjanjian perdagangan karbon bersama Patra Niaga dengan volume 1,8 juta ton emisi karbon ekuivalen untuk periode satu tahun.

Baca juga : Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kredit Tahun Ini Capai 12 Persen

Sumber offset yang untuk inisiatif ini adalah Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi (PLTP) Lahendong Unit 5 dan 6.

“Perdagangan karbon yang dilakukan Pertamina NRE ini merupakan milestone penting tidak saja bagi Pertamina tapi juga di Indonesia. Inisiatif ini merupakan wujud konkret komitmen Pertamina dalam melakukan dekarbonisasi,” ujar Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis Fadli Rahman.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.