Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bos Kadin Ajak Jaga Stabilitas Jelang Pemilu
Politik Gaduh, Investor Kabur!
Senin, 24 Juli 2023 06:45 WIB
Sebelumnya
Dalam dunia usaha, dipaparkan Arsjad, segala perubahan dapat terjadi dengan cepat. Berbagai tantangan harus dihadapi. Termasuk tahun politik.
Dia menilai, memasuki tahun politik, ancaman badai resesi global merupakan salah satu risiko terberat yang harus dihadapi oleh setiap pengusaha.
Dalam pandangannya, komunikasi dan silaturahmi menjadi kunci berbagai macam persoalan. Apalagi, hal itu dilakukan oleh tokoh-tokoh bangsa dan tokoh partai politik, sebagai konstestan pemilu 2024.
Baca juga : Kocak! Jawaban Airlangga, Ditanya Soal Sinyal Golkar Jelang Pilpres Depan Ganjar
“Tidak hanya dengan Pak Prabowo. Saya juga akan menjalin komunikasi dengan tokoh politik lainnya,” ujar pria berusia 53 tahun ini.
Dia menegaskan, menjaga stabilitas politik dan kemanan bukan hanya tugas aparat keamanan, melainkan semua pihak.
“Kalau stabilitas politik dan keamanan tidak terjaga, maka para investor akan kabur. Dampak negatifnya pasti bakal dirasakan masyarakat,” ingat Arsjad.
Baca juga : Ganjar Pranowo Ajak GP Ansor Jaga Kondusivitas Jelang Tahun Politik 2024
Apalagi, saat ini dunia internasional mengakui bahwa Indonesia merupakan negara yang menjanjikan dan idaman para investor.
Perekonomian Indonesia saat ini berada dalam posisi yang lebih stabil dan lebih baik dibandingkan dengan negara lain.
“Jangan merusak kepercayaan dunia kepada Indonesia. Semuanya harus kita lakukan demi kepentingan bangsa dan negara,” pesannya.
Baca juga : PSS Sleman Vs Persis, Motivasi Lebih Abduh Lestaluhu
Dia berharap, persaingan politik tidak menyebabkan investor wait and see dalam menanamkan modalnya di Indonesia. Proses tahapan Pemilu mesti berjalan kondusif.
“Dengan begitu, Kadin optimistis investasi yang ditargetkan Presiden Jokowi sebanyak 1.400 triliun bisa tercapai tahun ini,” imbuh Direktur Utama PT Indika Energy Tbk ini.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya