Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Ditegaskan Jokowi Usai Tinjau Harga Pangan

Ingat, Gas Melon Buat Warga Kurang Mampu

Selasa, 25 Juli 2023 06:45 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) menyapa warga saat mengunjungi Pasar Rakyat Kota Malang di Lapangan Rampal, Malang, Jawa Timur, Senin (24/7/2023). Presiden meminta semua pihak memperbanyak pasar murah di daerah untuk mewaspadai potensi terjadinya krisis pangan dampak fenomena El Nino yang diprediksi terjadi pada Agustus mendatang. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/aww)
Presiden Joko Widodo (kiri) menyapa warga saat mengunjungi Pasar Rakyat Kota Malang di Lapangan Rampal, Malang, Jawa Timur, Senin (24/7/2023). Presiden meminta semua pihak memperbanyak pasar murah di daerah untuk mewaspadai potensi terjadinya krisis pangan dampak fenomena El Nino yang diprediksi terjadi pada Agustus mendatang. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/aww)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah mengingatkan penyaluran barang bersubsidi LPG (Liquefied Petroleum Gas) 3 kilogram (kg) hanya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Kebijakan ini harus dipastikan tepat sasaran.

Hal itu dikatakan Presiden Jokowi saat ditemui wartawan usai meninjau harga pangan di Pasar Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, kemarin. LPG 3 kg ini menjadi komoditas yang diperebutkan, sehingga da­pat menimbulkan kelangkaan.

“(LPG 3 kg) hanya untuk yang kurang mampu. Itu yang harus digarisbawahi,” tegas Jokowi, menjawab pertanyaan mengenai penyebab kelangkaan LPG 3 kg.

Baca juga : Kang Emil Minta Oetomo Hospital Prioritaskan Layanan Kesehatan Bagi Warga Tak Mampu

Karena itu, eks Wali Kota Solo ini menugaskan Menteri BUMN Erick Thohir untuk menangani kelangkaan LPG 3 kg.

Sebelumnya, Direktur Jen­deral Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tutuka Ariadji mengatakan, Pemerintah terus berupaya agar penyaluran subsidi, termasuk LPG 3 kg tepat sasaran.

Untuk itu, Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah agar mulai tahun depan tak semua orang bisa membeli si tabung melon.

Baca juga : Peringatan Harlah PKB, Undangan Untuk Gus Yahya Tak Kunjung Sampaiā€¦

Menurut Tutuka, hanya yang terdaftar yang bisa membeli LPG 3 kg mulai tahun depan. Nanti­nya, masyarakat yang berhak cukup menunjukkan identitas untuk membeli LPG 3 kg.

Kementerian ESDM bersama dengan Pertamina telah melaku­kan pendataan, pencocokan data hingga pencatatan transaksi LPG 3 kg sejak awal 2023.

Tutuka mengatakan, pen­dataan untuk wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara ditargetkan rampung Juni 2023. Sementara, untuk Sumatera, Kalimantan, Sulawesi ditargetkan Juli 2023.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.