Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Syarat Pemberian Subsidi Akan Dilonggarkan

Kebut Infrastruktur Kendaraan Listrik..!

Kamis, 10 Agustus 2023 07:25 WIB
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo. (Foto: Antara)
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
“Mereka cemas mobil tidak bisa digunakan untuk pulang kampung. Makanya harus di­imbangi dengan lokasi atau alat charging-nya,” katanya.

Ia optimistis, bila program ini berjalan lebih baik dari sebe­lumnya, permintaan tambah daya listrik dari masyarakat juga bertambah.

Untuk diketahui, dari 200 ribu motor listrik yang diberi insentif oleh Pemerintah di 2023, hanya 1 persen yang berhasil direal­isasikan kepada masyarakat.

Baca juga : Gelar Pelatihan, Grab Utamakan Keselamatan Berkendara dan Anti-Kekerasan Seksual

Terpisah, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengaku, siap mendukung Pemerintah untuk membangun ekosistem kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) di Indonesia.

Aksi nyata tersebut dilihat dari kerja sama yang dijalin anak usaha PLN yaitu PT Haleyora Power dengan PT ABB Sakti Industri (ABB), melalui penan­datanganan MoU (Memorandum of Understanding) terkait pengembangan penyediaan dan penjualan produk layanan alat pengisi daya kendaraan listrik, di Jakarta, Rabu (2/8).

“Kolaborasi ini untuk meng­gabungkan jaringan yang dimi­liki PLN Group dengan pengeta­huan dan keahlian yang dimiliki ABB,” ucap Darmo, sapaan Darmawan melalui siaran pers, Jumat (4/8).

Baca juga : Keberatan Kabasarnas Ditersangkakan KPK, Danpuspom: Militer Punya Aturan Sendiri!

Ia pun optimistis, minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik akan terus semakin tinggi.

Sampai semester I-2023, sambung Darmo, jumlah pe­langgan yang menggunakan layanan home charging services sebanyak 1.933 pelanggan, atau naik 119,4 persen dari total 881 pelanggan di tahun 2022.

“Sejak Januari sampai Juni 2023, ada 1.052 pengguna home charging services, dengan pe­makaian tenaga listrik mencapai 960 MWh (megawatt hour), dari sebelumnya 91 MWh di Juni 2022,” jelasnya.

Baca juga : Bamsoet: Pembelian Holding Company PT Khara Nusa Investama Murni Bisnis

Pihaknya juga akan terus me­nambah layanan ultra fast charging di SPKLU (Stasiun Pengi­sian Kendaraan Listrik Umum) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPB­KLU) yang tersebar di seluruh Indonesia guna memudahkan mobilitas pelanggan EV.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.