Dark/Light Mode

PLN IP Konsisten Jaga Operasional Pembangkit Ramah Lingkungan

Senin, 21 Agustus 2023 08:13 WIB
PLTU Suralaya dengan total kapasitas terpasang 3.440 MW, PLTU ramah lingkungan penyumbang 17 persen dari energi listrik kebutuhan Jawa-Madura-Bali. (Dok. PLN IP)
PLTU Suralaya dengan total kapasitas terpasang 3.440 MW, PLTU ramah lingkungan penyumbang 17 persen dari energi listrik kebutuhan Jawa-Madura-Bali. (Dok. PLN IP)

 Sebelumnya 
Lebih dari itu, PLN IP mendukung penuh program PLN yang senantiasa menyambut industri yang hendak beralih menggunakan listrik PLN yang operasionalnya lebih efisien dan emisinya lebih rendah serta termonitor secara real time.

Hingga saat ini, terdapat 12 captive power dengan daya sebesar 224 MW di Jakarta, Banten dan Jabar yang telah beralih menggunakan listrik dari PLN.

Baca juga : BNI Ventures Komit Jaga Momentum Pertumbuhan Di Periode Pendirian

"Upaya PLN IP ini dilakukan guna turut menurunkan emisi dari sektor industri, sehingga para pelaku industri dapat lebih fokus ke bisnisnya karena PLN IP yang siapkan listriknya," terang Edwin.

Karena keberhasilan mengendalikan emisi di seluruh pembangkit, Pembangkit PLN Indonesia Power penerima proper emas dari Kementerian LHK yang merupakan penghargaan tertinggi dalam manajemen pengelolaan lingkungan dari tahun ke tahun.

Baca juga : Begini Kesiapan PT KAI Operasikan LRT Tanpa Masinis Pertama Di Indonesia

Seperti pada 2022, ada 15 penghargaan proper emas diantaranya PLTU yang berada di sekitar Jakarta, yaitu PLTU Suralaya 1-7, PLTU Banten 1 Suralaya, PLTU Lontar dan PLTU Pelabuhan Ratu.

"Berbagai upaya agresif telah dan terus kami lakukan untuk menjaga lingkungan dalam operasional kami. Kami menargetkan program transisi energi tak hanya program semata namun justru sudah lebih dulu menghasilkan energi bersih dan meminimalisir polusi udara," tutup Edwin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.