Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Genjot Bisnis Inklusif Kawasan ASEAN, Kemenkop UKM Gelar IB Summit Ke-6 Di Bali
Selasa, 22 Agustus 2023 12:19 WIB
Sebelumnya
PoA ini akan dibahas dan disahkan pada Konferensi Menteri Ekonomi ASEAN (AEM) ke-55 pada 17-22 Agustus 2023.
Tak hanya itu sambungnya, PoA akan menjadi pedoman bagi kerja sama antara pemerintah dan swasta perlu, sehingga memiliki pemahaman dan tujuan yang selaras terkait model, penerapan, serta manfaat bisnis inklusif yang bersifat lintas sektoral.
Azizah membeberkan, PoA terkait bisnis inklusif meliputi beberapa hal. Seperti policy advisory support, inclusive and sustainable business development, access to finance, dan ASEAN Inclusive Business Knowledge hub/center.
Baca juga : Genjot Inklusi Keuangan Kalangan Disabilitas, BNI Perkuat Sosialisasi
Ia juga merinci, bisnis inklusif merupakan model bisnis yang dapat menghasilkan barang, jasa dan berperan sebagai mata pencaharian yang layak secara komersil, dalam skala usaha tertentu bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah berada di garis kemiskinan atau disebut Base of Pyramid (BoP).
Hal tersebut menjadikan sebagai bagian dari rantai nilai bisnis perusahaan. Baik sebagai pemasok distributor, pengecer berbeda dengan bisnis lainnya.
“Karena di samping mencari keuntungan, bisnis inklusif juga bersifat inovatif. Yang terpenting memberi dampak bagi masyarakat dalam jangka panjang untuk mengurangi kemiskinan,” katanya.
Baca juga : Percepat Konektivitas Energi di ASEAN, ACE Gelar Forum AEBF 2023 di Bali
Tak hanya itu, konsep bisnis ini juga berbeda dengan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR), karena tujuannya (bisnis inklusif) lebih spesifik. Yakni memberikan dampak sosial yang positif pada kalangan BoP dan menjadikannya sebagai bagian dari rantai nilai bisnis.
Dalam penyelenggaraan ASEAN IB Summit, selain agenda utama/summit yang diselenggarakan di The Mulia Resort Nusa Dua Bali, para peserta juga akan mengunjungi SMESCO Hub Timur, Pasar Nusa Dua, Fiveelements, dan Koperasi Radha Krisna.
“Semoga kegiatan ini mampu turut mempromosikan Koperasi dan UMKM lokal, terutama para bisnis inklusif yang mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” harap Azizah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya