Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Risiko Kehilangan PDRB Capai Rp 215,8 Triliun
Polusi Udara Jakarta Ganggu Perekonomian
Minggu, 27 Agustus 2023 06:45 WIB
Sebelumnya
Kebijakan WFH, kata Heri, hanya bisa dilakukan sebagai solusi sementara upaya mengurangi polusi. Pemerintah harus mencari solusi jangka panjang, yakni mengatasi sumber utama penyebab polusi.
Heri menyarankan, harus ada upaya melakukan program transisi energi menyeluruh, mulai dari pembangkit listrik energi baru terbarukan hingga gedung perkantoran yang ramah lingkungan. Termasuk pengembangan kendaraan listrik di Jabodetabek.
Sekadar info, dalam situs web IQAir, kualitas udara Jakarta pada Jumat (25/8) masih menunjukkan angka 165 atau tidak sehat. Polutan utama PM2.5 di Jakarta nilainya 16.5 kali nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), atau mencapai 82,7 mikrogram per meter kubik.
Baca juga : Masyarakat Kudu Cakap Digital
Akibat kualitas udara di Jakarta yang masuk dalam kategori tidak sehat, Pemprov DKI Jakarta menerapkan kembali sistem bekerja dari rumah.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan juga mengimbau Kementerian/ Lembaga (K/L) hingga perusahaan swasta melaksanakan WFH untuk mengurangi tingkat polusi udara di wilayah Jakarta yang semakin memburuk.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Pemerintah menyiapkan dua skema untuk menurunkan emisi di Tanah Air yang berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), yakni pendekatan teknologi dan dipensiunkan.
Baca juga : Lepas Ekspor Pertanian Rp 12,45 Triliun, Wapres Puji Mentan
“PLTU ada rencana kita untuk pertama pendekatan teknologi, lalu phasing down (mengurangi). Phasing down tentu yang sudah tua. Kan ada beda teknologi. Ada yang supercritical, ada yang sudah beroperasi puluhan tahun dan akan ditukar dengan hydropower,” kata Airlangga di Jakarta, Kamis (24/8).
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengatakan, Pemerintah melakukan hujan buatan untuk mengurangi polusi udara di Jakarta.
“Kita lakukan hujan buatan di lokal, sehingga udaranya dibersihkan,” ujar Siti di Jakarta, Senin (21/8).
Baca juga : Manusia Rp 2,23 Triliun Nggak Sabar Main Bareng Chelsea
Menurutnya, bentuk geografis Jakarta memang mempersulit sirkulasi udara. Sebab, Jakarta dikelilingi oleh perbukitan, sehingga udara yang sudah tercemar di Jakarta akan terperangkap.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu 27/8/2023 dengan judul Risiko Kehilangan PDRB Capai Rp 215,8 Triliun, Polusi Udara Jakarta Ganggu Perekonomian
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya