Dark/Light Mode

Teten: Influencer Kudu Promosikan Produk Lokal Lawan Dominasi Produk Impor

Rabu, 20 September 2023 17:44 WIB
Menkop UKM Teten Masduki mengajak influencer dalam negeri ikut promosikan produk lokal. (Foto: Dok. Kemenkop UKM)
Menkop UKM Teten Masduki mengajak influencer dalam negeri ikut promosikan produk lokal. (Foto: Dok. Kemenkop UKM)

 Sebelumnya 
Berdasarkan riset Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), hampir 90 persen dari 400 perusahaan e-commerce di Indonesia dikuasai oleh produk impor. Padahal, perputaran uang yang beredar di pasar e-commerce Indonesia bisa mencapai Rp 300 triliun.

Teten bilang, jika masyarakat terdorong mengonsumsi barang lokal, maka keuntungan yang bisa diraih oleh UMKM pun semakin besar.

Baca juga : Pasar Mebel Tak Boleh Dikuasai Produk Impor

Tak hanya itu, ekosistem perdagangan online bisa terbentuk dengan sangat baik.

"Kalau UMKM kita bisa memanfaatkan setengah saja lewat produk-produk lokal, kita bisa mendapatkan nilai ekonomi yang tinggi, sekitar Rp 150 triliun,” ucapnya.

Baca juga : Teten: Harus Ada Perlindungan Produk UMKM Dalam Kebijakan Transformasi Digital

Untuk bisa merebut pasar e-commerce yang dikuasai produk impor, Teten juga mendorong agar segera hadir regulasi yang lebih ketat.

Pengaturan ekonomi digital, menurutnya sudah sangat mendesak untuk dilakukan.

Baca juga : Sahabat Ganjar Bantu Promosikan Papeda Dan Produk Seni Manokwari

Teten mengatakan, di media sosial sudah banyak UMKM yang mengeluh jika mereka sudah tidak bisa bersaing dengan produk dari China yang dijual dengan harga yang tidak masuk akal. Ini bukan lagi dumping, tapi predatory pricing.

“Pasar Tanah Abang sudah sepi. Brand skin care dan kosmetik lokal juga sekarang habis dibabat oleh produk impor, padahal sebelumnya pernah menguasai perdagangan digital di Tanah Air," sebutnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.