Dark/Light Mode

Dukung Gotong Royong Boyong Pohon

Tekan Polusi Udara, Sumbang 5.000 pohon

Kamis, 28 September 2023 20:56 WIB
BNI berkomitmen terus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan Net Zero Emission, dengan menanam 5.000 pohon. (Foto: Dok. BNI)
BNI berkomitmen terus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan Net Zero Emission, dengan menanam 5.000 pohon. (Foto: Dok. BNI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berkomitmen terus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan Net Zero Emission, khususnya dengan lebih banyak menanam pohon.

Kali ini, BNI menjadi salah satu bank milik negara mendukung gerakan Gotong Royong Boyong Pohon BUMN.

Gerakan sosial yang bertujuan untuk menurunkan polusi udara ini dipimpin langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan resmi dimulai sejak 27 September 2023 hingga 1 Oktober 2023.

Baca juga : Lewat Program Gotong Royong Boyong Pohon, Erick Tanam 100 Ribu Pohon

Insan BUMN serta masyarakat berkontribusi aktif untuk menanam pohon dengan target kurang lebih sebanyak 100 ribu di Kawasan Jabodetabek.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, gerakan ini dimulai dari BUMN dan harapannya akan ada banyak masyarakat luas yang mengikuti gerakan ini.

BNI menyumbang 5.000 pohon dan diharapkan dapat menjadi penetralisir polusi udara di Jakarta.

Baca juga : Dukung Ganjar, NDX AKA Dan BMI Gotong Royong Rilis Lagu Bantenge Metu Kandang

“Kami ingin memberi pesan bahwa BUMN bukan hanya sekadar penggerak roda perekonomian, tetapi juga pionir dalam penguatan implementasi praktik green economy," tutur Royke.

Royke melanjutkan penanaman pohon ini juga menjadi program yang rutin dilakukan BNI setiap tahun.

Sebelumnya perseroan juga telah menanam 77 ribu pohon pada saat peringatan HUT ke-77 BNI.

Baca juga : IA-ITB Gotong Royong Beri Bantuan Korban Gempa Cianjur

Selain program penanaman pohon, BNI juga memiliki program lain seperti bank sampah, pengumpulan pakaian bekas dari karyawan, serta menjadi salah satu bank BUMN yang terus mendorong sosialisasi penggunaan kendaraan listrik.

"Tantangan lingkungan dan perubahan iklim ke depan cukup berat. Maka diperlukan langkah konkret untuk menciptakan lingkungan sehat," pungkas Royke.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.