Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Petani Binaan PEP Sukowati Field Panen Perdana Pertanian Organik
Kamis, 5 Oktober 2023 09:37 WIB
Sebelumnya
Perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Tuban Suyanto menyampaikan apresiasi kepada PEP Sukowati Field yang telah membantu petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Rahayu melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) Pertanian Organik ini.
Sesuai dengan program SDGs nomor 15 tentang ekosistem daratan, dan nomor 17, kemitraan untuk mencapai tujuan.
"Program ini sejalan dengan visi-misi Kabupaten Tuban untuk mewujudkan Tuban Sejahtera, Berkeadilan, Berbudaya, Berdaya Saing dan Berbasis Lingkungan. Kami sampaikan apresiasi PEP Sukowati Field yang telah turut membantu meningkatkan produktivitas padi di Kabupaten Tuban," ucapnya.
Baca juga : PRUAnugerah Syariah Berikan 8 Keunggulan Perlindungan Jiwa dan Persiapan Warisan
Kedepannya program ini diharapkan mampu menjadi sarana peningkatan pendapatan petani melalui peningkatan hasil panen.
Tuban yang merupakan salah satu lumbung pangan nasional memiliki potensi yang besar untuk pengembangan pertanian organik.
Selain memperkuat potensi tersebut dengan meningkatkan produktivitas padi, perlu memperhatikan kualitas lingkungan dengan metode yang ramah lingkungan.
Baca juga : Pembangunan Proyek Strategis Nasional Libatkan Seluruh Pemangku Kepentingan
Program Pertanian Organik dilaksanakan oleh Kelompok Pertanian Organik Antasena yang beranggotakan 48 petani.
Melalui kajian yang dilakukan oleh Universitas Nasional, Jakarta, program pertanian organik di Desa Rahayu ini mampu berkontribusi pada perbaikan lingkungan melalui subtitusi pupuk kimia sebanyak 400 Kg/ha menjadi pupuk organik sebanyak 3-4 ton/ha.
Hal ini berdampak pada perbaikan tanah sawah yang berpotensi terjadinya kerusakan akibat residu pupuk kimia pada lahan pertanian seluas 1 Hektar.
Baca juga : Cepat Move On, Ginting Lewati Rintangan Pertama Asian Games
Selain itu, pemanfaatan 4-5 Ton kotoran ternak menjadi pupuk organik berkontribusi dalam menghasilkan C-Organik sebesar 2,24 persen, Poshpor 96,80 ppm P2O5 dan unsur Nitrogen sebesar 0,11 persen.
Hal ini termasuk dalam kategori sedang dalam standar kesuburan tanah sawah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya