Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Senyuman Jokowi Di Subang, Harga Beras Mulai Turun

Senin, 9 Oktober 2023 08:09 WIB
Presiden Jokowi memantau panen raya di Subang, Jawa Barat, Minggu (8/10). (Foto: Setpres)
Presiden Jokowi memantau panen raya di Subang, Jawa Barat, Minggu (8/10). (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi memantau panen raya di Subang, Jawa Barat, Minggu (8/10/2023). Usai acara, senyum Jokowi mengembang lebar. Jokowi senang bukan hanya karena panen beras bagus dan banyak, tapi karena dapat info harga beras mulai turun.

Jokowi memantau panen raya padi itu, tepatnya di Desa Ciasem Girang. Jokowi didampingi Plt Menteri Pertanian yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo dan Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin.

Jokowi tiba di lokasi pukul 8.15 pagi. Turun dari mobil, Jokowi langsung meniti pematang sawah bergabung dengan petani yang sedang memanen padi di lahan seluas 760 hektare. Produksi beras di wilayah ini sekitar 9 ton per hektar. 

Selepas panen, senyum Jokowi terlihat mengembang. Ia berharap, panen semester kedua tahun ini, dapat menambah pasokan cadangan beras nasional.

Baca juga : PJ Gubernur Bey: Cadangan Beras Di Jabar Aman Hingga Akhir Tahun

“Kita senang melihat hasilnya. Saya kira ini satu hektare bisa sembilan ton, memang padat sekali saya lihat dan kita harapkan dari panen-panen inilah pasokan beras bisa menambah cadangan kita,” ucap Jokowi.

Meski begitu, Jokowi menyampaikan, rencana Pemerintah menambah stok beras nasional melalui impor tetap dilakukan. Soalnya, hasil panen masih belum memenuhi kebutuhan beras nasional akibat el nino. Impornya sekitar 1,5 juta ton sampai akhir tahun ini.

Terkait harga, Jokowi menyebut, kenaikan yang terjadi di pasar domestik memberi berkah ke petani. Dari perbincangannya dengan para petani, mereka senang karena harga gabah naik. Saat ini harga gabah di lokasi dibanderol Rp 7.300 sampai Rp 7.600 per kilogram.

Meski begitu, Jokowi menyatakan, pemerintah terus berusaha menurunkan harga beras. Caranya, dengan meningkatkan pasokan. "Harus kita atasi dengan menggerojok (beras) sebanyak-banyaknya, memasok sebanyak-banyaknya ke pasar, agar harga bisa turun," katanya.

Baca juga : Wuling Resmi Luncurkan New Almaz RS, Harga Mulai Rp 398 Juta

Strategi tersebut, lanjut Jokowi, sudah sukses menurunkan beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur. "Di Cipinang, harga sudah turun, tapi kita harapkan juga di pasar sudah, di konsumen juga," ucapnya.

Dalam laman resmi PIBC, harga beras tercatat turun. Per 6 Oktober 2023, tercatat harga beras berada di rata-rata Rp 12.840 per kilogram. Harga ini lebih rendah 2,9 persen dibandingkan September 2023, yang sempat menyentuh rata-rata Rp 13.222 per kilogram.

Untuk ketersediaan, stok beras di Cipinang ada sekitar 28 ton, bertambah 6,5 persen dari jumlah rata-rata stok September 2023. Beras yang ada di Cipinang ini didistribusikan 57,52 persen ke kawasan DKI Jakarta.

Pemerintah telah melakukan beberapa upaya untuk menurunkan harga beras. Mulai dari impor, operasi pasar dengan menyalurkan cadangan beras pemerintah (CBP), bantuan pangan beras, hingga gerakan pangan murah.

Baca juga : Semua Senang, Semua Dukung

Plt Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi mengatakan, sinergi dan kolaborasi adalah kunci untuk menguatkan sektor pangan dan pertanian. Menurutnya, peran dan fungsi Kementerian Pertanian (Kementan) yang berfokus pada produksi pangan menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola pangan nasional.

"Kami berharap dapat mengakselerasi pembangunan pertanian yang semakin menguatkan peran dan fungsi Kementan yang berfokus pada peningkatan produksi pangan, daya saing pertanian, dan kesejahteraan petani," pungkasnya.

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka, edisi Senin (9/10), dengan judul “Senyuman Jokowi Di Subang, Harga Beras Mulai Turun”.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.