Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kesepakatan AS-Iran Belum Final, Trump: Kalau Saya Tak Suka, Pemboman Berlanjut
- Mentan Amran Targetkan Swasembada Bawang Putih Dalam 3 Tahun
- Batal Ke Rusia, Prabowo Fokus Tuntaskan Agenda Dalam Negeri
- PLN Indonesia Power Dukung Kids English Fun 2026, Cetak Generasi Unggul
- Austria Tekuk Yordania, Tempel Argentina di Klasemen Grup J
Jepang Stop Danai PLTU Indramayu
Jokowi: Kebutuhan Listrik Bergeser Ke Energi Hijau
Sabtu, 14 Oktober 2023 07:10 WIB
Sebelumnya
Sebelumnya, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, Pembangunan PLTS terapung Cirata berkapasitas 192 megawatt peak (MWp), di Purwakarta, Jawa Barat, hampir tuntas dan segera siap diresmikan.
“Saat ini kami sedang melakukan berbagai uji coba dan memastikan listrik dari PLTS ini bisa terdistribusi dengan baik. Kami optimistia akhir Oktober 2023, sekaligus memperingati Hari Listrik Nasional, PLTS ini bisa diresmikan,” ucap Darmawan.
Darmawan menjelaskan, PLTS terapung Cirata merupakan hasil kolaborasi antara subholding PLN Nusantara Power dengan perusahaan energi asal Uni Emirat Arab (UEA), Masdar.
Baca juga : Menteri PUPR Bahas Kebutuhan Air Bersih Di IKN Dengan USAID
Lewat kolaborasi, proyek ini mampu menyerap lebih dari 1.400 tenaga kerja lokal. Dengan menerapkan teknologi yang canggih, PLTS ini juga turut melahirkan kompetensi baru bagi PLN.
“Tadi saya bertemu dengan beberapa personel, lulusan universitas terbaik negeri ini. Saya tanya setahun yang lalu apakah mereka paham bagaimana membangun dan mengoperasikan PLTS terapung ini? They nothing know about this. Banyak sekali tantangan yang harus diselesaikan. Namun tantangan tersebut, berhasil kami petakan, dan kami cari jalan keluarnya. Tantangan tersebut ternyata membuat kami semakin kuat,” tutur Darmawan.
Darmawan mengatakan PLTS terapung ini terletak di atas Waduk Cirata, Bandung Barat, Jawa Barat.
Baca juga : Jokowi Cek Pabrik Baterai Mobil Listrik Di Karawang, Terbesar Di Asia Tenggara
Terbentang di area seluas 200 hektar yang terbangun dalam 13 blok dengan lebih dari 340 ribu solar panel, PLTS ini mampu memproduksi 245 juta kWh energi bersih per tahun dan mampu melistriki setara lebih dari 50 ribu rumah, serta akan menekan emisi karbon lebih dari 200 ribu ton per tahun.
Dengan nilai investasi mencapai Rp 1,7 triliun, proyek ini mampu menghasilkan pengembalian investasi yang menarik, meningkatkan kepercayaan investor serta sekaligus menjawab tantangan energi bersih.
“Ini menjadi bukti bahwa PLN mampu menghadirkan skema kerja sama investasi yang menarik, sehingga berhasil mendorong minat investor untuk mengembangkan proyek energi terbarukan di wilayah lain,” imbuhnya.
Baca juga : Didukung 79 EV Charging PLN Disjaya, Kendaraan Listrik Delegasi KTT ASEAN Lancar
Darmawan memastikan, PLNakan terus mengembangkan pembangkit listrik yang berbasis energi bersih.
Dengan potensi energi bersih mencapai 360 GW, PLN membuka ruang kerja sama investasi untuk pengembangan energi bersih di Tanah Air dalam mewujudkan target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu 14/10/2023 dengan judul Jepang Stop Danai PLTU Indramayu, Jokowi: Kebutuhan Listrik Bergeser Ke Energi Hijau
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya