Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jokowi Rayu Pengusaha China Investasi Di Indonesia
Kerja Sama Mestinya Sama-sama Cuan Qian
Rabu, 18 Oktober 2023 07:10 WIB
Sebelumnya
Dalam acara tersebut dilakukan juga penandatanganan nota kesepahaman oleh 31 perusahaan Indonesia dan China, antara lain di bidang baterai dan kelistrikan.
Setelah acara tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Ad-interim yang juga Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Erick Thohir mengatakan, di antara perusahaan-perusahaan penandatanganan nota kesepahaman, ada juga BUMN asal Indonesia.
“Total ada 31 perusahaan. Dari BUMN ada 9. Ada IBC (Indonesia Battery Corporation) itu membangun kerja sama CATL industri baterai listrik. Tadi juga saya lihat ada PLN bekerja sama dengan PLN China,” kata Erick.
Baca juga : Jokowi Tanggapi Putusan MK Soal Batas Usia Capres Cawapres, Restui Gibran Maju?
Erick menyebut, sistem listrik termasuk saluran listrik, karena pada masa depan, sumber listrik harus hijau.
“Kemungkinan kerja sama bagaimana kita bangun hidro power untuk PLN,” jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meyakini, target investasi pada 2023 sebesar Rp 1.400 triliun akan tetap tercapai, meski sudah memasuki tahun politik yang identik dengan sikap wait and see.
Baca juga : Jokowi: Rakyat Butuh Pemimpin Yang Banyak Kerja Dan Bernyali
“Alhamdulillah proses investasi yang ada di Indonesia semakin hari semakin baik,” kata Bahlil.
Menurut Bahlil, keyakinan itu berdasarkan capaian realisasi investasi sepanjang semester I-2023 yang telah mencapai Rp 678,7 triliun atau 48,5 persen dari target Rp 1.400 triliun.
“Saya yakini kepada bapak ibu semua, insya Allah target investasi kita akan tumbuh, khususnya di tahun 2023,” tuturnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya