Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sokong Stok Beras Nasional
ID Food Dan NFA Perkuat Ekosistem Perberasan
Minggu, 22 Oktober 2023 07:20 WIB
Sebelumnya
Ke depan, ia memastikan, skema seperti closed loop berbentuk ekosistem terintegrasi hulu hilir ini dapat direplikasi dan dikembangkan secara luas dan masif ke berbagai daerah.
“Kami pastikan, penyerapan hasil panen di sini telah ada yang menjadi offtaker, baik untuk komersial maupun pemenuhan stok CBP,” ungkapnya.
Terkait ketersediaan stok beras yang ada di Bulog, ia menegaskan, bahwa per 18 Oktober masih aman yakni sebanyak 1,5 juta ton. Pengadaan beras yang berasal dari dalam negeri tercatat, mencapai 874 ribu ton. Beras itu digunakan untuk berbagai program Pemerintah.
Baca juga : Mardiono Dan Ganjar Sepakat Bersama Menangkan Pilpres Dan Pileg
Selain itu, progres penyaluran beras untuk Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tahun ini tercatat di 844,5 ribu ton. Sedangkan, untuk bantuan pangan beras tahap kedua telah mencapai 384,7 ribu ton.
Di samping itu, BPS (Badan Pusat Statistik) juga sudah merilis adanya koreksi data produksi beras untuk konsumsi pangan di tahun ini menjadi 30,90 juta ton.
“Ini artinya, ada penurunan 2,05 persen atau sebanyak 645,09 ribu ton dibandingkan tahun lalu,” katanya.
Baca juga : Unas dan Pembag Anambas Perekuat Ekowisata dengan Pekat Maritim
Untuk itu, pihaknya akan fokus pada ketersediaan stok CBP yang memadai. Terutama untuk carry over di akhir tahun nanti. “Kita dorong terus, penyerapan CBP dari produksi dalam negeri,” janjinya.
Di kesempatan yang sama, Direktur Utama SHS Adhi Cahyono Nugroho menjelaskan, secara keseluruhan produksi padi di kawasan Dem Area ini terbagi menjadi tiga blok.
Yakni, terdiri dari Blok S20, menggunakan varietas padi Inpari 48 dan Mantab pada luas lahan 16,25 ha.
Baca juga : Bank DKI Dan OJK Perkuat Literasi Keuangan Syariah
Pada blok ini menerapkan teknologi dari BRIN dan dilakukan supervisi langsung oleh BRIN.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya