Dark/Light Mode

Sokong Stok Beras Nasional

ID Food Dan NFA Perkuat Ekosistem Perberasan

Minggu, 22 Oktober 2023 07:20 WIB
Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Plt. Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi (ketiga kiri) dalam panen bersama dengan PT Sang Hyang Seri anggota Holding BUMN Pangan ID FOOD dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Dem Area Pembudidayaan Benih Unggul di Lahan milik PT Sang Hyang Seri, Sukamandi, Subang, Jawa Barat, Jumat (20/10/2023). (ANTARA/HO-PT Sang Hyang Seri)
Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Plt. Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi (ketiga kiri) dalam panen bersama dengan PT Sang Hyang Seri anggota Holding BUMN Pangan ID FOOD dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Dem Area Pembudidayaan Benih Unggul di Lahan milik PT Sang Hyang Seri, Sukamandi, Subang, Jawa Barat, Jumat (20/10/2023). (ANTARA/HO-PT Sang Hyang Seri)

 Sebelumnya 
Ke depan, ia memastikan, ske­ma seperti closed loop berbentuk ekosistem terintegrasi hulu hilir ini dapat direplikasi dan dikembangkan secara luas dan masif ke berbagai daerah.

“Kami pastikan, penyerapan hasil panen di sini telah ada yang menjadi offtaker, baik untuk komersial maupun pemenuhan stok CBP,” ungkapnya.

Terkait ketersediaan stok be­ras yang ada di Bulog, ia mene­gaskan, bahwa per 18 Oktober masih aman yakni sebanyak 1,5 juta ton. Pengadaan beras yang berasal dari dalam negeri ter­catat, mencapai 874 ribu ton. Be­ras itu digunakan untuk berbagai program Pemerintah.

Baca juga : Mardiono Dan Ganjar Sepakat Bersama Menangkan Pilpres Dan Pileg

Selain itu, progres penyaluran beras untuk Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ta­hun ini tercatat di 844,5 ribu ton. Sedangkan, untuk bantuan pangan beras tahap kedua telah mencapai 384,7 ribu ton.

Di samping itu, BPS (Badan Pusat Statistik) juga sudah meri­lis adanya koreksi data produksi beras untuk konsumsi pangan di tahun ini menjadi 30,90 juta ton.

“Ini artinya, ada penurunan 2,05 persen atau sebanyak 645,09 ribu ton dibandingkan tahun lalu,” katanya.

Baca juga : Unas dan Pembag Anambas Perekuat Ekowisata dengan Pekat Maritim

Untuk itu, pihaknya akan fokus pada ketersediaan stok CBP yang memadai. Terutama untuk carry over di akhir ta­hun nanti. “Kita dorong terus, penyerapan CBP dari produksi dalam negeri,” janjinya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama SHS Adhi Ca­hyono Nugroho menjelaskan, secara keseluruhan produksi padi di kawasan Dem Area ini terbagi menjadi tiga blok.

Yakni, terdiri dari Blok S20, menggunakan varietas padi Inpari 48 dan Mantab pada luas lahan 16,25 ha.

Baca juga : Bank DKI Dan OJK Perkuat Literasi Keuangan Syariah

Pada blok ini menerapkan teknologi dari BRIN dan dilaku­kan supervisi langsung oleh BRIN.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.