Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

BSI Agresif Capai Top 10 Global Islamic Bank

Selasa, 21 November 2023 19:58 WIB
Bank Syariah Indonesia (BSI) terus menunjukkan konsistensinya dalam mencapai visi menjadi Top 10 Global Islamic Bank. (Foto: Dok. BSI)
Bank Syariah Indonesia (BSI) terus menunjukkan konsistensinya dalam mencapai visi menjadi Top 10 Global Islamic Bank. (Foto: Dok. BSI)

 Sebelumnya 
Dengan meningkatnya preferensi terhadap perbankan syariah di kalangan nasabah, sambung Hery, BSI memperluas fokus lebih dari sekedar individu untuk mencakup nasabah korporasi dan komersial, tapi juga memanfaatkan karyawan atau ekosistem mereka untuk peluang cross-selling.

Di BSI, perusahaan memiliki preferensi dalam memberikan layanan keuangan bagi haji dan umrah.

Volume transaksi pembayaran umrah dan haji sudah menguasai pangsa pasar sebesar 85 persen.

"Untuk itu, kami menawarkan solusi komprehensif bagi umat Islam di negara ini, yang mencakup pengelolaan kas dan pembiayaan, termasuk memfasilitasi transaksi bisnis melalui layanan panggilan dan penawaran,” kata Hery.

Dalam pemaparannya di hadapan para mahasiswa Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Hery menjabarkan tantangan yang dihadapi sektor perbankan syariah di Indonesia dan proyeksi masa depan dalam konteks global.

Kegiatan tersebut sebagai upaya BSI dalam memberikan literasi keuangan syariah kepada kalangan generasi muda.

Baca juga : AP2LI Apresiasi Kesuksesan Trend Global Jaga Kepercayaan Mitra

Ia mengatakan, terdapat peran krusial teknologi dalam transformasi perbankan, terutama dengan dominasi Generasi Z, Y, dan X.

Hasil survei menyoroti pentingnya perbankan online dan investasi tanpa pertemuan tatap muka, dengan segmen muda diperkirakan akan berkontribusi hingga 75 persen dari total pendapatan bank pada tahun 2030.

Dalam menjawab tantangan tersebut, BSI terus berinovasi dan melakukan transformasi digital, salah satunya lewat BSI Mobile untuk memberikan solusi komprehensif bagi kebutuhan harian pelanggan yang dapat mencakup aspek keuangan, spiritual, gaya hidup, dan sosial.

BSI terus memperluas penyediaan layanan ATM, EDC, QRIS untuk memudahkan seluruh transaksi nasabah.

“Ini sejalan dengan komitmen kami untuk mendukung seluruh ekosistem ekonomi Islam, menjadikan keuangan Islam lebih relevan untuk kehidupan sehari-hari,” ujar Hery.

Sementara per September 2023, BSI berhasil mempertahankan posisinya sebagai salah satu dari sepuluh bank terbesar di Indonesia.

Baca juga : BSI Incar DPK Rp 100 Miliar Di Islamic Book Fair 2023

Dalam pencapaian tersebut, BSI menempati peringkat ketujuh berdasarkan total aset dengan pertumbuhan sebesar 14,23 persen.

Selain itu, bank ini mengukir prestasi sebagai peringkat keenam dalam hal pembiayaan dengan pertumbuhan yang signifikan mencapai 16,26 persen, dan menempati peringkat kelima dalam hal tabungan.

Pencapaian luar biasa juga terlihat dalam pertumbuhan laba bersih yang mencapai 31,03 persen, menjadikan BSI sebagai salah satu pemimpin di sektor tersebut.

Dalam komitmen BSI terhadap pembiayaan berkelanjutan, perusahaan berhasil menyalurkan dana sebesar Rp 53,6 triliun (3,47 miliar dolar AS) hingga kuartal III-2023, yang sebagian besar dialokasikan untuk pembiayaan UMKM sebesar Rp 43,4 triliun.

"Upaya nyata ini merupakan bagian dari dukungan aktif BSI terhadap ekonomi hijau melalui inisiatif seperti pendirian bangunan hijau, penggunaan sepeda motor listrik, dan penyediaan stasiun pengisian umum," ujar Hery.

Dengan fokus pada pertumbuhan berkelanjutan dan dukungan terhadap UMKM, BSI terus menunjukkan perannya sebagai pelaku utama dalam mendorong perekonomian Indonesia ke arah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Baca juga : Teten: Agar Masuk Rantai Pasok Global, UMKM Harus Kolaborasi Dengan Usaha Besar

Dalam kesempatan yang sama, Mantan Rektor UIII Komaruddin Hidayat menyoroti potensi bank syariah dalam memainkan peran kunci di masa depan Indonesia dengan menyediakan layanan keuangan untuk UMKM dan wirausaha mikro.

Ia menekankan, UMKM dan wirausaha mikro adalah tulang punggung ekonomi Indonesia, namun sering mengalami kesulitan dalam mengakses sumber daya keuangan.

"Bank syariah diharapkan dapat memberikan dukungan finansial kepada UMKM untuk memperluas bisnis dan menciptakan lapangan kerja, serta mempromosikan inklusi keuangan di komunitas yang kurang dilayani," tegasnya.

Komarudin menegaskan, perbankan syariah mempunyai potensi untuk berperan besar dalam kemajuan dunia kerja di Indonesia.

Dengan menyediakan layanan keuangan kepada pengusaha Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan Mikro, mendorong inklusi keuangan dan memanfaatkan revolusi digital, perbankan syariah dapat membantu menciptakan Indonesia yang lebih sejahtera dan adil bagi semua orang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.