Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kalau WIKA Dan PP Merger
BUMN Konstruksi Lebih Kuat
Selasa, 26 Desember 2023 07:20 WIB
Sebelumnya
Khususnya kepada para pemegang obligasi PUB I Tahap 1 Tahun 2020 yang telah menyetujui perpanjangan jatuh tempo pokok obligasi Seri A selama dua tahun, dengan opsi beli (call option) sejak tanggal jatuh tempo.
“WIKA tetap membayarkan bunga tanpa melakukan perubahan terhadap tingkat bunga dan jadwal pembayarannya,” jelas Mahendra.
Kemudian, pertimbangan lainnya adalah proyeksi arus kas perseroan akhir tahun 2023.
Dia mengatakan, perseroan memiliki keterbatasan dan memprioritaskan penggunaan kas untuk modal kerja dan pembayaran mitra kerja sebagai bagian dari langkah penyehatan perseroan.
Baca juga : Perusahaan Penjamin Beri Kontribusi Besar
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, kementeriannya berencana melakukan penggabungan sejumlah BUMN Karya maupun BUMN Konstruksi, dengan alasan masalah keuangan pada sejumlah perusahaan tersebut.
Bahkan tak hanya WIKA dan PT PP, rencana penggabungan juga disebut-sebut bakal menyatukan PT Hutama Karya (Persero) dengan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
“Itu belum merger, tetapi istilahnya bisa menjadi anak usaha, sehingga memperkuat cashflow. Penyusunan roadmap konsolidasi BUMN Karya sejak awal sudah dilakukan bersama Boston Consulting Group,” ungkap Erick di Jakarta.
Dijelaskannya, ada tiga konteks yang telah Kementerian BUMN pelajari bersama pihak konsultan. Pertama, ketika pembiayaan jangka pendek harus biayai proyek jangka panjang, yang akhirnya tidak ketemu.
Baca juga : Kepala LAN Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Ilmu Administrasi Publik
Kedua, Kementerian BUMN memfokuskan para BUMN Karya dan Konstruksi harus memiliki expertise.
“Jangan palugada (apa lu mau gue ada). Artinya apa, gara-gara rebutan proyek mereka membanting harga untuk mendapatkan proyek, padahal cashflow-nya tidak ketemu,” ucap Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) ini.
Poin ketiga, para BUMN Karya dan Konstruksi ini juga melebarkan bisnisnya kepada hal-hal yang bukan ahlinya, seperti properti.
Menurut Erick, hal itu yang akan dikonsolidasi dan terus diperbaiki.
Baca juga : OSO: Saya Ingin Indonesia Lebih Sejahtera
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa 26/12/2023 dengan judul Kalau WIKA Dan PP Merger, BUMN Konstruksi Lebih Kuat
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya